Demokrat terkendala DCS & figur pengganti Anas

Sabtu, 09 Maret 2013 - 07:33 WIB
Demokrat terkendala...
Demokrat terkendala DCS & figur pengganti Anas
A A A
Sindonews.com - Penandatanganan daftar calon sementara (DCS) dan daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif Partai Demokrat, hingga saat ini belum juga dilakukan. Hal itu terjadi karena posisi Ketua Umum Partai Demokrat sudah ditinggalkan Anas Urbaningrum.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto mengatakan, berlarutnya soal DCS dan DCT ini, membuat Demokrat harus berpikir keras, agar bisa lolos di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Meski ada agenda penandatangan DCS, akan dilobi supaya DCS versi Demokrat lolos. Nanti baru mereka akan menyiapkan KLB (Kongres Luar Biasa) yang sudah disetting," ucapnya saat dihubungi Sindonews, Sabtu (9/3/2013).

Menurut Gun Gun, saat ini agar DCS bisa diselesaikan, Majelis Tinggi Demokrat sedang mengatur strategi untuk mendapatkan figur pengganti Anas.

"Artinya mereka (Demokrat) bermufakat dulu, baru bermusyawarah. Kemufakatan nama figur, akan disosialisasikan oleh kubu Cikeas baru dicarikan panggung dramaturgi politiknya untuk mengesankan seolah-olah Demokrat tetap pada pakemnya partai demokratis," pungkasnya.

Sebelumnya, Anas menjelaskan, kalau dirinya sudah tidak laik lagi mengomentari partai tersebut. Karena, bukan lagi tanggungjawabnya untuk mengomentari DCS itu.

"Saya kan sudah berhenti dari Ketua Umum, tentu tidak relevan kalau ditanyakan soal DCS, DCS itu urusan Demokrat," katanya kepada wartawan di kediamannya, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu 3 Maret 2013.

Dirinya meyakini, jika partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu punya cara sendiri untuk mengimplementasikan Undang-undang (UU) Pemilu yang dipakai di KPU.

"Tentu Demokrat punya mekanisme berdasarkan UU Pemilu, dan tata cara pencalonan di KPU," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved