Faktor yang menyebabkan SBY takut terhadap Anas

Sabtu, 02 Maret 2013 - 06:59 WIB
Faktor yang menyebabkan...
Faktor yang menyebabkan SBY takut terhadap Anas
A A A
Sindonews.com - Polemik yang terjadi antara Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tak lagi sebatas perebutan pengaruh di tubuh partai berlambang mercy.

Pengamat politik Jeirry Sumampow menilai, ada hal lain yang membuat SBY sangat takut. Ditambah lagi dukungan berbagai kalangan yang terus mengalir kepada Anas pasca melepas jabatannya, karena ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kelihatannya hal ini tak hanya sekadar dalam konteks persaingan pengaruh keduanya di tubuh Partai Demokrat. Kelihatannya

ada hal lain yang membuat SBY sangat kuatir," ujarnya Jeirry ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (2/3/2013).

Lantas, apa yang ditakutkan SBY terhadap Anas? Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) ini mengatakan, tidak menutup

kemungkinan dugaan keluarganya menerima uang hasil korupsi.

"Itulah sebabnya, SBY mencoba menggalang dukungan para tokoh agar tak semakin banyak yang bersimpati terhadap apa yang

terjadi kepada Anas," tandasnya.

Sebelumnya, beredar kabar Presiden SBY memanggil tokoh-tokoh agama ke Istana agar tak terpengaruh gonjang-ganjing politik

Partai Demokrat. Pemanggilan itu dibenarkan sendiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil

Siradj. Ia diminta menghadap ke Istana pada hari Selasa 26 Februari 2013 lalu.

Ketika disinggung, apakah SBY meminta dirinya tidak ikut-ikutan dalam polemik Partai Demokrat yang melibatkan SBY dengan

Anas Urbaningrum? Said tidak menegaskan secara detail. Tapi, SBY menyampaikan pesan bahwa dirinya diminta untuk

'mengamankan' keluarga besar NU agar tidak ikut terpancing dalam situasi politik yang kian memanas.

"Warga NU diminta tenang menghadapi gonjang-ganjing politik dan hukum," ujar Said menirukan pesan SBY kepadanya ketika

dihubungi Sindonews, Kamis 28 Februari 2013.

Said pun merespon pesan politik SBY tersebut. "Saya bilang siap menenangkan warga NU. Untuk itu saya bertanggung jawab.

Warga NU tidak akan terpengaruh gonjang-ganjing hukum dan politik," jawabnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Prabowo dan PM Singapura...
Prabowo dan PM Singapura Bakal Teken 26 MoU dalam Leaders' Retreat di Istana Merdeka
Usai Ramai Amplop dari...
Usai Ramai Amplop dari Bupati Kuansing, Menhut Lapor Penolakan Gratifikasi ke KPK
Oleh Soleh Dukung Perpres...
Oleh Soleh Dukung Perpres 111/2025: LGBTQ Sudah Jadi Ancaman Nonmiliter
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved