Panik hadapi wartawan, Azis loncat ke dalam mobil

Kamis, 28 Februari 2013 - 20:02 WIB
Panik hadapi wartawan,...
Panik hadapi wartawan, Azis loncat ke dalam mobil
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR Azis Syamsudin hari ini merampungkan pemeriksaannya di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi KPK. Usai diperiksa selama 9 jam terkait dengan kasus korupsi pengadaan simulator SIM, kader Partai Golkar ini berusaha menghindari wartawan.

Ketika dua rekannya di Komisi III yang ikut diperiksa, Bambang Soesatyo dan Herman Heri tengah meladeni pertanyaan awak media. Azis pun diam-diam berusaha segera meninggalkan gedung KPK.

Tidak banyak kata terlontar dari mulut Azis. Dia tidak mau berbicara sedikit pun mengenai materi pemeriksaa. Memilih irit bicara, Azis hanya menjawab pertanyaan wartawan dengan senyuman.

"Kita lihat perkembangan saja," kata Azis sambil buru-buru berjalan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Ketika ditanya mengenai tudingan bahwa dirinya memainkan anggaran untuk proyek simulator SIM di Korlantas Polri, Azis pun hanya memberi jawaban singkat. "Ya kita lihat saja," kilahnya sambil berlari kecil berusaha menghindari cecaran wartawan.

Azis pun semakin kepanikan saat dirinya terus dicecar mengenai tudingan Muhamad Nazarudin. Berusaha terus menghindari awak media yang mengikutinya, Azis pun langsung loncat ke dalam mobil Land Cruiser hitam bernomor polisi B 88 U yang melintas di depan Gedung KPK. Tak berlama-lama, Azis pun langsung tancap gas.

Sebelumnnya, M Nazaruddin melemparkan bola panas terkait kasus dugan korupsi Simulator SIM di Mabes Polri. Tak tanggung-tanggung mantan anggota Komisi III DPR ini menyebut keterlibatan tiga orang anggota DPR RI dalam kasus yang menyeret Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka.

Suami Neneng Sri Wahyuni ini menyebut, dua nama anggota komisi III DPR RI fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin dan Bambang Soesatyo dan Herman Hery asal fraksi PDIP ikut terlibat pada proyek Rp 196,8 miliar tersebut.

"Itu yang terlibat Azis Syamsuddin, Herman Heri, Bambang Soesatyo," ungkap Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Kamis malam (22/2/2013).

Sayangnya, Nazar belum mau merinci keterlibatan ketiga politisi Senayan tersebut. Nazar lantas berjanji akan membeberkannya lebih lanjut pada pemeriksaan berikutnya.
(kri)
Berita Terkait
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dirkamsel Korlantas...
Dirkamsel Korlantas Polri: Korban Lakalantas Tragedi Sia-sia
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved