Anas sebut tokoh utama di Demokrat adalah SBY
Rabu, 27 Februari 2013 - 16:32 WIB
Anas sebut tokoh utama di Demokrat adalah SBY
A
A
A
Sindonews.com - Beberapa pihak menganggap, munculnya masalah di Partai Demokrat, karena adanya matahari kembar dalam partai berwarna biru itu. Matahari kembar itu adalah Anas Urbaningrum dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menanggapi hal tersebut, Anas membantah jika adanya matahari kembar dalam partai berlambang bintang mercy itu.
"Matahari di Demokrat di adalah tujuan Demokrat, sejarahnya, dan juga perkembangannya. Tentu dalam konteks politik, tokoh utamannya itu Pak SBY," kata Anas, seperti dikutip Sindonews dari hasil wawancara khusus yang ditayangkan RCTI, Rabu (27/2/2013) dini hari.
"Masa Pak SBY sebagai tokoh besar disandingkan dengan Anas, anak kecil dibilang matahari kembar, ya tidaklah. Bahkan teman-teman bilang, Demokrat itu partainya Pak SBY," imbuhnya.
Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas mengakui, jika dirinya hanya seorang anak kecil yang baru belajar berpartai.
Karena itu, dia mengatakan, tidak punya pengaruh apa-apa di Demokrat, kekuasaan pun tidak ada, dan minim logistik dalam berpolitik.
"Saya itu dengan teman-teman di DPD, DPC, DPP, itu ikatannya ikatan persahabatan. Ikatan strukturalnya itu hanya formalnya saja. Saya juga tidak tahu, orang Anas tidak punya apa-apa. Kekuasaan enggak ada, logistik enggak ada, kewenangan politik yang besar tidak ada. Popularitas ya segitu-gitu saja," ucap Anas.
Menanggapi hal tersebut, Anas membantah jika adanya matahari kembar dalam partai berlambang bintang mercy itu.
"Matahari di Demokrat di adalah tujuan Demokrat, sejarahnya, dan juga perkembangannya. Tentu dalam konteks politik, tokoh utamannya itu Pak SBY," kata Anas, seperti dikutip Sindonews dari hasil wawancara khusus yang ditayangkan RCTI, Rabu (27/2/2013) dini hari.
"Masa Pak SBY sebagai tokoh besar disandingkan dengan Anas, anak kecil dibilang matahari kembar, ya tidaklah. Bahkan teman-teman bilang, Demokrat itu partainya Pak SBY," imbuhnya.
Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas mengakui, jika dirinya hanya seorang anak kecil yang baru belajar berpartai.
Karena itu, dia mengatakan, tidak punya pengaruh apa-apa di Demokrat, kekuasaan pun tidak ada, dan minim logistik dalam berpolitik.
"Saya itu dengan teman-teman di DPD, DPC, DPP, itu ikatannya ikatan persahabatan. Ikatan strukturalnya itu hanya formalnya saja. Saya juga tidak tahu, orang Anas tidak punya apa-apa. Kekuasaan enggak ada, logistik enggak ada, kewenangan politik yang besar tidak ada. Popularitas ya segitu-gitu saja," ucap Anas.
(maf)