KAHMI tunda pertemuan dengan SBY

Selasa, 26 Februari 2013 - 15:17 WIB
KAHMI tunda pertemuan...
KAHMI tunda pertemuan dengan SBY
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengundang Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke Istana Negara. Namun, pihak KAHMI menunda pertemuan yang sedianya akan digelar pada 28 Februari 2013 mendatang.

Pada kesempatan itu, KAHMI membantah penundaan tersebut terkait dengan persoalan politik yang melanda salah satu fungsionarisnya, Anas Urbaningrum. Apalagi dikaitkan dengan upaya lobi SBY kepada KAHMI di balik pertemuan tersebut.

"Memang semula kita mau silaturahmi. Tapi diputuskan untuk menunda dulu. Menunda silaturahmi dengan Presiden," kata anggota presidium KAHMI Viva Yoga Mauladi di Gedung DPR, Senayan, jakarta Selatan, Selasa (26/2/2013).

Keputusan tersebut diambil setelah melakukan rapat dengan Dewan Penasihat KAHMI Akbar Tandjung. Dia juga mengatakan, dalam rapat tersebut dihadiri oleh Harun Kamil, Fuad Bawazier dan Mahadi Sinambela. Kecuali, anggota Presidium Anas Urbaningrum.

Menurut Viva, saat ini pertemuan tersebut tidak tepat. Karena, salah satu anggotanya Anas Urbaningrum sedang dilanda masalah yang diduga akibat dari sikap SBY di Partai Demokrat.

"Ini bertenggang rasa, Anas salah satu presidium," kata politikus Partai amanat Nasional (PAN) ini.

Kendati demikian, katanya, KAHMI tidak akan mengintervensi proses hukum yang sudah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena, KAHMI hanya ingin mengawal kasus itu, supaya berjalan dengan adil.

Menurutnya, KAHMI akan tetap mendukung langkah KPK dalam pemberantasan korupsi. Namun, KPK harus bekerja profesional berdasarkan dengan bukti-bukti yang cukup.

"KAHMI membantu tim hukum Anas, KAHMI tidak akan intervensi kasus hukum," kata anggota Komisi IV DPR ini.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved