Konpers Anas berakhir ricuh

Sabtu, 23 Februari 2013 - 14:58 WIB
Konpers Anas berakhir...
Konpers Anas berakhir ricuh
A A A
Sindonews.com - Konferensi pers yang dilakukan mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Anas Urbaningrum berakhir ricuh, kejadian bermula ketika puluhan orang berbadan tegap yang diduga sebagai pengawal Anas bersitegang dengan pewarta foto.

Lantaran tak ada yang mau mengalah, aksi saling dorong hingga pukul pun tak terelakkan. Satu orang yang diduga pengawal Anas tiba-tiba menyerang salah seorang wartawan sebuah media online.

"Saya tadi sudah keluar, terus tiba-tiba ricuh ada yang menyerang. Dia menendang, saya kejar ke dalam, dan di dalam pun saya ditendangin," jelas Zul Sikumbang wartawan yang menjadi korban pemukulan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat No 7, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2013).

Mengetahui kondisi di luar ricuh, Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika mencoba menenangkan awak media yang terpancing emosi.

"Tenang, semuanya saya minta tenang. Situasi ramai begini sangat riskan dan saya mohon teman-teman bisa tenang," jelas Pasek.

Kericuhan ini sebenarnya mulai terlihat ketika Anas mulai memasuki Kantor DPP Partai Demokrat, namun kondisi yang mulai memanas berhasil kondusif setelah dirinya berhasil menenangkan.

"Saya minta semuanya untuk tenang dan tertib. Saya minta tolong untuk tertib," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved