Elda akui dicecar soal pertemuannya di Medan

Sabtu, 23 Februari 2013 - 01:09 WIB
Elda akui dicecar soal...
Elda akui dicecar soal pertemuannya di Medan
A A A
Sindonews.com - Direktur PT Radina Niaga, Mulia Elda Deviani Adhiningrat, diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 11 jam. Hal itu, terkait dugaan suap kuota perizinan impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan).

Selama pemeriksaan tersebut, Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia ini mengaku, dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik KPK. salah satunya, soal pertemuan dirinya dengan Menteri Pertanian (Mentan), Suswono dan tersangka lainnya mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Bahkan, Elda juga mengatakan, sempat dicecar penyidik KPK soal rekaman sadapan tim KPK terkait percakapan via telepon antara dirinya dengan Luthfi yang diduga terkait pertemuan di Medan. Namun, semua pertanyaan penyidik KPK dibantah oleh Elda.

"Sekira 60 pertanyaan, pertemuan ditanyakan, rekaman ditanyakan, semuanya yang diisukan itu ditanyakan. Saya membantah," kata Elda usai merampungkan pemeriksaaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2012) malam.

Sekadar diketahui, Maria Elizabeth dan Elda Devianne kerap disebut memiliki peran penting dalam kasus ini. Keduanya dikabarkan pernah melakukan pertemuan dengan tersangka Luthfi Hasan Ishaq dan Mentan Suswono di Medan sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Dari informasi dihimpun, pertemuan mereka memang untuk membahas kuota impor daging sapi. Tiga dari empat oknum tersebut, mengakui pertemuan itu. Namun, mereka membantah pertemuan dilakukan untuk memuluskan PT Indoguna mendapatkan jatah impor daging sesuai pesanannya.

Sementara dalam perkara, KPK telah menetapkan mantan Presiden PKS sekaligus anggota DPR, Lutfhi Hasan Ishaaq dan orang dekatnya, Ahmad Fathanah. Serta dua direktur PT Indoguna, yakni Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi sebagai tersangka.

Luthfi dan Fathanah diduga sebagai penerima suap. Sementara Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi diduga berperan sebagai pemberi suap. KPK Juga menyita barang bukti yang diduga merupakan uang suap Rp1 miliar. Uang Rp1 miliar itu diduga sebagai uang muka dari total Rp40 milliar yang akan diberikan PT Indoguna Utama.
(mhd)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved