KPU dan Bawaslu diminta lebih profesional

Kamis, 14 Februari 2013 - 20:52 WIB
KPU dan Bawaslu diminta...
KPU dan Bawaslu diminta lebih profesional
A A A
Sindonews.com - Komite Pemilih Indonesia (TePI) mendorong agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bekerja lebih profesional. Kedua lembaga itu agar lebih bersinergi dan saling menghormati dalam menghasilkan putusan.

Koordinator TePi, Jerry Sumampow menekankan, belajar dari kasus perbedaan pendapat antara KPU dan Bawaslu mengenai kelolosan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) keduanya diminta untuk saling menghormati.

"Dalam kasus ini juga penting untuk mengingatkan KPU dan Bawaslu untuk bekerja lebih profesional dan terbuka," jelas Jerry dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Kamis (14/2/2013).

"Kami berharap agar KPU dan Bawaslu bisa membangun komitmen saling menghormati keputusan masing-masing agar bisa tercipta Pemilu yang berkualitas dan mendapatkan legitimasi rakyat," lanjutnya.

Khusus untuk Bawaslu, dia menegaskan agar lembaga ini dapat menggunakan data-data pemantaunya sendiri bukan hanya berdasarkan yang diberikan oleh Parpol ketika melakukan pemeriksaan sengketa Pemilu.

"Kepada Bawaslu agar dalam pemeriksaan sengketa Pemilu juga harus menggunakan dan membandingkan data-data pemantauannya sendiri dengan data-data yang diberikan oleh parpol dalam persidangan sengketa," jelasnya.

Dia berpendapat, dengan data sendiri maka akan memperkuat data-data pemantauan Bawaslu terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh KPU.

"Jangan hanya mengandalkan dan memeriksa data-data yang diberikan oleh Parpol. Data-data pemantauan Bawaslu itu penting untuk memperkuat keputusan KPU atau malah membantah data-data yang diberikan oleh KPU, sesuai dengan apa yang terjadi dilapangan."

"Harus dibangun sinergi yang produktif antara kedua lembaga sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing agar ke depan perseteruan antara kedua lembaga seperti ini tak terulang kembali," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved