Marzuki Alie tegaskan tidak ada wacana ganti Anas
Kamis, 14 Februari 2013 - 12:53 WIB
Marzuki Alie tegaskan tidak ada wacana ganti Anas
A
A
A
Sindonews.com - Kisruh di internal Partai Demokrat, sampai saat ini belum menemukan titik terang akan selesai. Bahkan, kabar penggulingan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dari jabatannya, semakin santer terdengar.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie menegaskan, sampai saat ini tidak ada wacana untuk menggantikan Anas sebagai Ketua Umum Demokrat.
"Saya sampaikan dan perlu saya tegaskan tidak ada wacana, pembicaraan untuk mengganti Ketua Umum. Agar dipahami, kami sedang konsolidasi organisasi dan juga melakukan bersih-bersih." ucapnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2013).
Ketua DPR ini menjelaskan, sebelum ada penetapan terkait status Anas dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center di Hambalang, maka Demokrat tidak akan memberikan sikap.
"Belum ada fakta hukum. Saksi saja belum," ujarnya singkat.
Lebih lanjut dia mengatakan, terkait Kongres Luar Biasa (KLB), dia tidak memberikan komentar secara gamblang. "Itu orang-orang yang iseng saja, tanya, dan menawarkan. Di internal kami khususnya Majelis Tinggi, tidak ada itu (KLB)," tegasnya.
Selain itu, Marzukie mengungkapkan, untuk saat ini, adanya gejolak di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat, sudah diurus oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat.
"Semua DPC sudah teken (pakta integritas), hanya beberapa orang, karena masalah lokasi dan komunikasi, karena Indonesia sangat luas," pungkasnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie menegaskan, sampai saat ini tidak ada wacana untuk menggantikan Anas sebagai Ketua Umum Demokrat.
"Saya sampaikan dan perlu saya tegaskan tidak ada wacana, pembicaraan untuk mengganti Ketua Umum. Agar dipahami, kami sedang konsolidasi organisasi dan juga melakukan bersih-bersih." ucapnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2013).
Ketua DPR ini menjelaskan, sebelum ada penetapan terkait status Anas dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center di Hambalang, maka Demokrat tidak akan memberikan sikap.
"Belum ada fakta hukum. Saksi saja belum," ujarnya singkat.
Lebih lanjut dia mengatakan, terkait Kongres Luar Biasa (KLB), dia tidak memberikan komentar secara gamblang. "Itu orang-orang yang iseng saja, tanya, dan menawarkan. Di internal kami khususnya Majelis Tinggi, tidak ada itu (KLB)," tegasnya.
Selain itu, Marzukie mengungkapkan, untuk saat ini, adanya gejolak di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat, sudah diurus oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat.
"Semua DPC sudah teken (pakta integritas), hanya beberapa orang, karena masalah lokasi dan komunikasi, karena Indonesia sangat luas," pungkasnya.
(maf)