KPK minta semua pihak berhenti komentari sprindik Anas
Rabu, 13 Februari 2013 - 18:26 WIB
KPK minta semua pihak berhenti komentari sprindik Anas
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak agar tidak lagi memperkeruh persoalan draf sprindik Anas yang bocor.
Juru bicara KPK Johan Budi dengan tegas menyatakan, pihaknya saat ini sedang tidak ingin dengan diganggu dengan pertanyaan seputar sprindik. Pasalnya, saat ini tim investigasi yang sudah dibentuk Selasa lalu sedang berkonsetrasi untuk melakukan validasi dokumen tersebut.
"Kita masih melakukan validasi. Jadi biarkan kami melakukan tugas itu karena ini urusan KPK,“ tegas Johan kepada wartawan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
Johan pun mengatakan, pihaknya juga meminta dengan sangat tegas agar pihak internal KPK juga melakukan hal tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar segala komentar yang ada tidak semakin memperkeruh masalah.
"Saya himbau ke internal KPK untuk tidak memberikan pernyataan yang akan mengganggu tim dalam memvalidasi. Jangan justru memberikan komentar yang justru kontraproduktif untuk membuat terang persoalan yang sedang terjadi," tegasnya.
Bahkan, Johan juga memperingatkan pihak eksternal KPK untuk tidak ikut memperkeruh suasana dengan melemparkan pernyataan. Ia juga dengan tegas meminta pihak Istana tidak memberikan pernyataan apapun soal permasalahan ini.
"Siapapun itu, kami himbau agar pihak eksternal tidak memberikan pernyataan yang bersifat ilusinatif. Pihak eksternal jangan berkomentar yang justru membentuk opini yang kontrakproduktif dalam pemberantasan korupsi. Hormati kami di KPK," tandasnya.
Juru bicara KPK Johan Budi dengan tegas menyatakan, pihaknya saat ini sedang tidak ingin dengan diganggu dengan pertanyaan seputar sprindik. Pasalnya, saat ini tim investigasi yang sudah dibentuk Selasa lalu sedang berkonsetrasi untuk melakukan validasi dokumen tersebut.
"Kita masih melakukan validasi. Jadi biarkan kami melakukan tugas itu karena ini urusan KPK,“ tegas Johan kepada wartawan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
Johan pun mengatakan, pihaknya juga meminta dengan sangat tegas agar pihak internal KPK juga melakukan hal tersebut. Hal tersebut dimaksudkan agar segala komentar yang ada tidak semakin memperkeruh masalah.
"Saya himbau ke internal KPK untuk tidak memberikan pernyataan yang akan mengganggu tim dalam memvalidasi. Jangan justru memberikan komentar yang justru kontraproduktif untuk membuat terang persoalan yang sedang terjadi," tegasnya.
Bahkan, Johan juga memperingatkan pihak eksternal KPK untuk tidak ikut memperkeruh suasana dengan melemparkan pernyataan. Ia juga dengan tegas meminta pihak Istana tidak memberikan pernyataan apapun soal permasalahan ini.
"Siapapun itu, kami himbau agar pihak eksternal tidak memberikan pernyataan yang bersifat ilusinatif. Pihak eksternal jangan berkomentar yang justru membentuk opini yang kontrakproduktif dalam pemberantasan korupsi. Hormati kami di KPK," tandasnya.
(kri)