Pasek jelaskan soal eks KAHMI jenguk Anas

Selasa, 12 Februari 2013 - 14:53 WIB
Pasek jelaskan soal...
Pasek jelaskan soal eks KAHMI jenguk Anas
A A A
Sindonews.com - Sejumlah mantan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Namun, pihak internal Demokrat membantah, itu upaya untuk menyikapi langkah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melucuti kewenangan Anas.

"Enggak usah dipaksa SBY berhadapan dengan Anas," ujar Pasek di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/2/2013).

Ketua Komisi III DPR ini menganggap pertemuan antara mantan KAHMI dan Anas selaku presidium KAHMI yang sekarang merupakan hal wajar. Mereka hanya ingin menunjukan rasa empati terhadap koleganya yang sakit.

Sementara itu, menyangkut hubungan antara Anas dengan SBY belakangan ini diberitakan semakin merenggang, Pasek membantahnya. Dia menegaskan, kedua elite Partai Demokrat tersebut selalu beriringan dalam menjalankan kebijakan partai.

"Yang ada hubungan guru dan murid, bapak dengan anak," ucapnya.

Dia menambahkan, pakta integritas yang diprakarsai SBY tidak perlu dipersoalkan lagi. Hal itu merupakan strategi Partai Demokrat untuk menaikan elektabilitasnya.

"Pakta integritas itu ibarat jamu yang menyehatkan, tentu semua kader akan tanda tangan," tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah mantan pengurus KAHMI menyambangi kediaman Anas Urbaningrum. Kurang lebih dua jam, lima orang mantan pengurus KAHMI itu bertandang di kediaman Anas.

Mantan Sekretaris Jenderal KAHMI, Erlangga Muhammad menuturkan, selama di kediaman Anas, mereka membicarakan sejumlah pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kepada Anas, kita cuma tanya-tanya, kenapa SBY menyuruh Anas harus menghadapi proses hukum di KPK. Anas kan belum jadi tersangka," ujarnya kepada wartawan di kediaman Anas, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin 11 Februari 2013 kemarin.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved