SBY jelaskan SMS dari Makkah

Kamis, 07 Februari 2013 - 16:31 WIB
SBY jelaskan SMS dari...
SBY jelaskan SMS dari Makkah
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya angkat bicara atas pemberitaan tentang nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang tak dicantumkannya dalam Short Message Service (SMS) yang dikirimkan dari Makkah untuk kader Demokrat.

"Ada berita, bahwa SMS yang saya kirim kepada para pimpinan Partai Demokrat dan kader. Itu diangkat media massa. Benar saya mengirim SMS ini, saya tujukan kepada kader dan anggota untuk saya ajak supaya berdoa bersama-sama, sementara saya di kota suci Makkah dan Madinah. Itu tujuan saya," terangnya kepada wartawan, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (7/2/2013).

Presiden SBY membantah tidak mencantumkan nama Anas di dalam SMS tersebut. Dia menambahkan, ada yang mempolitisasi SMS tersebut, karena tidak dicantumkannya nama Anas Urbaningrum.

"Kenapa Ketua umum (Anas) tidak dikirim, tidak dikasih SMS itu. Saya bilang, siapa yang mengatakan itu SMS saya tujukan kepada para anggota majelis tinggi. Untuk diketahui majelis tinggi itu saya Ketuanya, Wakil Ketuanya itu Pak Anas Urbaningrum. Di situ juga ada leadership DPP, dua Waketum (wakil ketua umum) masuk. Jadi, sembilan orang itulah yang menjadi anggota majelis tinggi. Jadi jangan dianggap isu seolah-olah Pak Anas saya tidak dikirimkan SMS," paparnya.

Dirinya menjelaskan, maksud dikirimkannya SMS dari Mekkah itu, agar Partai Demokrat bisa segera menemukan jalan keluar menghadapi ujian yang selama ini dialami.

"Saya kirimkan (SMS itu), karena semua saya ajak berdoa bersama-sama agar partai kami Partai Demokrat bisa segera mencari menemukan jalan keluarnya menghadapi ujian lah, saya katakan begitu. Yang ada dewasa ini. Itulah saudara-saudara yang ingin saya sampaikan," pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya beredar sebuah pesan singkat dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berisikan tentang doa SBY ketika umroh agar konflik internal Partai Demokrat cepat selesai dan menemukan solusinya.

Pesan tersebut hanya ditujukan kepada anggota Dewan Majelis Tinggi Partai, Sekretaris Dewan Kehormatan, Sekjen PD, dan Ketua Fraksi PD DPR. Namun, Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekretaris Fraksi PD Saan Mustopa tidak tertera dalam tujuan itu.

Berikut isi pesan singkat dari SBY yang beredar, Rabu 6 Februari 2013 lalu:

Dari:
KETUA MAJELIS TINGGI PARTAI DEMOKRAT
Kepada :
1. Para Anggota Majelis Tinggi Partai
2. Ses Wanhor
3. Sekjen PD
4. Ketua Fraksi PD DPR

============

1. Berita SMS ini saya tulis persis di hadapan Kabah, di Masjidil Haram Makkah al-Mukarramah. Setelah alhamdulillah semalam selesai melaksanakan ibadah umroh, insya Allah sebentar lagi saya dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke kota suci Madinah al-Munawwarah, untuk sekaligus ziarah ke makam Rasulullah.

2. Selama berada di Tanah Suci saya terus memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT, agar partai yang kita cintai dapat segera dibebaskan dari berbagi cobaan berat yang kita hadapi dewasa ini. Saya berharap saudara-saudara juga ikut berdoa dan memohon petunjuk dan pertolongan Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita bisa segera menemukan solusi yang tepat, bijak dan bermartabat.

3. Kepada Ses Wanbin, Ses Wanhor, Sekjen PD dan Ketua Fraksi PD DPR, supaya berita SMS ini disebarluasan ke seluruh kader di tanah air, agar mereka juga ikut berdoa bersama bagi keselamatan dan kebaikan partai kita.

4. Terima kasih. Salam.

Makkah, 5 Februari 2013
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved