Harusnya SBY bisa memilah kepentingan partai & negara

Kamis, 07 Februari 2013 - 07:32 WIB
Harusnya SBY bisa memilah...
Harusnya SBY bisa memilah kepentingan partai & negara
A A A
Sindonews.com - Tindakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyikapi kondisi partainya, dinilai over acting atau tindakan yang berlebihan.

Direktur Advokasi Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) dan Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH), Oce Madril mengatakan, seharusnya SBY tidak dengan mudahnya menanggapi isu yang seharusnya tidak perlu ditanggapi.

Pasalnya, dengan berbagai pernyataan uang dikeluarkan Presiden Republik Indonesia (RI)itu, membuat citranya semakin buruk di mata masyarakat.

"Seharusnya dia bisa memilah, mana isu yang bisa ditanggapi. Dalam kasus ini, SBY secara jelas menunjukkan kedemokratannya (lebih mementingkan partai). Tetapi ini menjadi masalah ketika dia menjadi presiden," ucapnya saat berbincang dengan Sindonews, Rabu (6/2/2013).

Menurutnya, apa yang ditampilkan SBY selama ini, unsur politisnya sangat kental. Pasalnya, dalam jajaran Dewan Pembina Partai Demokrat, sudah menjadi rahasia umum, ada yang berniat untuk menjungkalkan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.

"Disaat yang sama, kasus korupsi yang diduga melibatkan Anas, memperburuk citra Demokrat. Jadi, ini yang kemudian membuat para Dewan Pembina (Demokrat) beranggapan, ketua umumnya harus diganti. Kalau tidak tersangka, tentu masih akan sulit mengganti Anas. Itu kaitannya dengan politik," tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, beruntung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mempunyai pertanggungjawaban langsung dengan presiden dalam melaksanakan tugasnya. Jika tidak, dapat dipastikan, KPK tidak dapat melakukan pemberantasan korupsi secara murni.

"Bayangkan saja kalau kasus Anas ada di Kejaksaan, sudah pasti akan apa yang akan dikatakan presiden adalah menjadi perintah. Tapi, untung kasus ini di KPK karena tidak berkaitan langsung dengan presiden," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved