Demokrat tantang KPK putuskan status Anas Urbaningrum

Senin, 04 Februari 2013 - 19:42 WIB
Demokrat tantang KPK...
Demokrat tantang KPK putuskan status Anas Urbaningrum
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki andil atas turunnya elektabilitas mereka. Hal itu berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), pada Minggu 3 Januari 2013 kemarin.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Ramadhan Pohan mengatakan, ketidakjelasan status Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terkait perannya di pembangunan Sport Center Hambalang, membuat posisi partainya tersandera.

"Bukan rahasia umum lagi, bahwa kami tersandera dengan KPK. Ketidakjelasan kader kami, padahal yang kami inginkan, salah katakan salah. Yang tidak salah katakan tidak. Jangan dikesankan salah," jelas Ramadhan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/2/2013).

Ramadhan menjelaskan, bukan kepada Demokrat saja KPK melakukan sandera status politikus. Karena itu dia meminta agar lembaga superbody itu secepatnya menetapkan status Anas.

Pasalnya, jika hal ini dibiarkan, maka partai yang besar dengan warna biru tersebut akan terus mendapat cercaan dari masyarakat maupun Parpol lainnya.

"Walaupun yang diginikan bukan hanya Demokrat. Kami minta kejelasan. Kalau jelas, semua jadi terang berderang, kami bisa bekerja dengan baik, tidak jadi bahan ledekan, cercaan," ucapnya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai permintaan Sekretaris Majelis Tinggi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Jero Wacik, agar Anas segera mengundurkan diri, Ramadhan belum dapat memberikan jawaban.

"Saya engga tahu Pak Jero dan Syarif Hasan sampaikan keprihatinan walaupun tawaran solusi. Mereka di level Wanbin (Dewan Pembina). Belum pernah keduanya sampaikan. Kita tunggu perkembangannya. Ini harus kita pikul bersama. Makanya perlu ada solusi komprehensif," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved