Suswono, Hilmi, & Anis Matta diminta mundur dari PKS
Jum'at, 01 Februari 2013 - 06:00 WIB
Suswono, Hilmi, & Anis Matta diminta mundur dari PKS
A
A
A
Sindonews.com - Pendiri Partai Keadilan (sebelum Partai Keadilan Sejahtera) Yusuf Supendi menyatakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Pertanian Suswono yang juga kader PKS.
Hal itu lantaran dugaan keterlibatannya dalam kasus suap impor daging sapi yang telah menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka.
"KPK harus segera melakukan langkah cepat mengungkap keterlibatan Suswono, segera!," jelas Yusuf Supendi kepada Sindonews, Jumat (1/2/2013).
Yusuf juga meminta agar Suswono harus segera mundur dari jabatannya. Hal itu dinilai sebagai langkah tepat jika tak mau ditinggalkan para kader dan simpatisan Partai PKS, dimana kepentingan menjaga suara dalam Pemilu 2014 sangat harus diperhatikan.
Selain itu, para petinggi PKS lain di antaranya Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta, kata dia, juga harus mundur.
"Selama ada mereka, PKS akan hancur," pungkas Yusuf.
Diketahui, pada tahun 2011 lalu Yusuf Supendi melaporkan sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), termasuk Luthfi Hasan Ishaaq, ke Badan Kehormatan (BK) DPR. Yusuf menilai sejumlah elite tersebut melanggar kode etik anggota Dewan. Selain Luthfi, Yusuf juga melaporkan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta.
Dalam laporan tersebut, Yusuf menilai Luthfi telah melanggar etika sebagai anggota DPR. Luthfi juga melanggar syariah dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan mengirimkan pesan singkat kepada Yusuf bernada mengancam. Sedangkan Hilmi dan Anis dituding Yusuf telah menyalahgunakan anggaran.
Hal itu lantaran dugaan keterlibatannya dalam kasus suap impor daging sapi yang telah menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka.
"KPK harus segera melakukan langkah cepat mengungkap keterlibatan Suswono, segera!," jelas Yusuf Supendi kepada Sindonews, Jumat (1/2/2013).
Yusuf juga meminta agar Suswono harus segera mundur dari jabatannya. Hal itu dinilai sebagai langkah tepat jika tak mau ditinggalkan para kader dan simpatisan Partai PKS, dimana kepentingan menjaga suara dalam Pemilu 2014 sangat harus diperhatikan.
Selain itu, para petinggi PKS lain di antaranya Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta, kata dia, juga harus mundur.
"Selama ada mereka, PKS akan hancur," pungkas Yusuf.
Diketahui, pada tahun 2011 lalu Yusuf Supendi melaporkan sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), termasuk Luthfi Hasan Ishaaq, ke Badan Kehormatan (BK) DPR. Yusuf menilai sejumlah elite tersebut melanggar kode etik anggota Dewan. Selain Luthfi, Yusuf juga melaporkan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta.
Dalam laporan tersebut, Yusuf menilai Luthfi telah melanggar etika sebagai anggota DPR. Luthfi juga melanggar syariah dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan mengirimkan pesan singkat kepada Yusuf bernada mengancam. Sedangkan Hilmi dan Anis dituding Yusuf telah menyalahgunakan anggaran.
(rsa)