Luthfi dikenal baik di kampungnya

Kamis, 31 Januari 2013 - 19:13 WIB
Luthfi dikenal baik...
Luthfi dikenal baik di kampungnya
A A A
Sindonews.com - Meski sudah menjadi tersangka, keluarga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, merasa yakin jika Luthfi tidak bersalah.

Seperti diketahui, Luthfi Hasan bersama tiga orang lainnya berinisial AAE (Arya Arby Effendi) dari PT Indoguna Utama, AF (Ahmad Fathanah), dan JE (Juard Effendi) ditetapkan sebagai tersangka kasus suap-menyuap dalam impor daging, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).‪‪

Menurut keterangan Abdulah Nazer, sepupu Luthfi Hasan Ishaaq, selama ini Luthfi dikenal baik dan dermawan terhadap warga sekitar. Bahkan, lelaki yang lahir di Malang 5 Agustus 1961 ini dikenal sebagai seorang ustaz yang baik.

"Dia (Luthfi Hasan) kerap silaturahmi ke kerabat," kata Nazer kepada wartawan, saat ditemui di rumah Luthfi, di Jalan Morotanjek RT 1 RW 7, Kelurahan Purwo Asri, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (31/1/2013).

Selama Luthfi di Jakarta, rumah tersebut memang tanpa penghuni dan perawatan sehari-hari diserahkan kepada Nazer. Dia sendiri mengetahui jika Luthfi tersangkut kasus penyuapan pada Rabu malam dari televisi.

Meski demikian, dirinya tetap yakin, jika sepupunya tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi ini. "Saya yakin dia (Luthfi) tidak bersalah," ujarnya.

Dia juga terus mengikuti perkembangan berita dari media televisi maupun koran dan belum berniat menelepon Luthfi dan keluarganya. Menurutnya, keluarga di Malang kurang mengetahui kiprah politik Luthfi. Selain Nazer, dua pembantu di rumah itu, Syaiful dan Khoirriyah juga tak percaya majikan mereka bersalah.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, setelah mendapat status tersangka dan sudah menjalani pemeriksaan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq mengundurkan diri dari jabatannya.

"Saya mundur dari Presiden PKS, saat ini saya sudah tidak bisa lagi mengendalikan dan mengatur PKS," ucap Luthfi dihadapan wartawan, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013).
(maf)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved