Mentan takut kasus Luthfi pengaruhi citra PKS
Kamis, 31 Januari 2013 - 11:58 WIB
Mentan takut kasus Luthfi pengaruhi citra PKS
A
A
A
Sindonews.com- Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyelesaikan penyelidikan atas kasus suap impor daging sapi yang melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq.
Suswono yang juga berasal dari PKS khawatir, bila kasus yang menyeret Luthfi berlarut-larut mempengaruhi citra partainya dalam Pemilu 2014 mendatang.
"Lebih cepat lebih baik, karena masalah ini kan sangat sensitif ya. Apalagi ini kan tahun pemilu. Jadi takutnya ada aspek-aspek seperti persoalan hukum," kata Suswono usai rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Agar kasus ini tidak berkepanjangan hingga mempengaruhi popularitas PKS, Suswono meminta Dirjen Peternakan bersikap kooperatif terhadap KPK. "Jadi saya sudah telepon ke Dirjen Peternakan untuk bantu KPK," tambahnya.
Pihaknya berharap, kasus ini bisa selesai sebelum Pemilu 2014. Karena itu, pihaknya menyatakan mendukung penuh penyidikan yang dilakukan KPK.
"Kita dukung penuh. Saya mendukung untuk ungkap apa yang terjadi dan saya mendukung agar ini menjadi transparan. Agar lebih jelas," tutup Suswono.
Seperti diketahui, KPK menduga Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR bersama AF menerima suap Rp1 miliar dari pengusaha importir daging berinisial AAE dan JE dari PT Indoguna Utama. Tadi malam, Luthfi digelandang KPK dari Kantor DPP PKS di Pasar Minggu.
Suswono yang juga berasal dari PKS khawatir, bila kasus yang menyeret Luthfi berlarut-larut mempengaruhi citra partainya dalam Pemilu 2014 mendatang.
"Lebih cepat lebih baik, karena masalah ini kan sangat sensitif ya. Apalagi ini kan tahun pemilu. Jadi takutnya ada aspek-aspek seperti persoalan hukum," kata Suswono usai rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Agar kasus ini tidak berkepanjangan hingga mempengaruhi popularitas PKS, Suswono meminta Dirjen Peternakan bersikap kooperatif terhadap KPK. "Jadi saya sudah telepon ke Dirjen Peternakan untuk bantu KPK," tambahnya.
Pihaknya berharap, kasus ini bisa selesai sebelum Pemilu 2014. Karena itu, pihaknya menyatakan mendukung penuh penyidikan yang dilakukan KPK.
"Kita dukung penuh. Saya mendukung untuk ungkap apa yang terjadi dan saya mendukung agar ini menjadi transparan. Agar lebih jelas," tutup Suswono.
Seperti diketahui, KPK menduga Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR bersama AF menerima suap Rp1 miliar dari pengusaha importir daging berinisial AAE dan JE dari PT Indoguna Utama. Tadi malam, Luthfi digelandang KPK dari Kantor DPP PKS di Pasar Minggu.
(kri)