Ribuan kader Partai NasDem mundur

Jum'at, 25 Januari 2013 - 19:39 WIB
Ribuan kader Partai...
Ribuan kader Partai NasDem mundur
A A A
Sindonews.com - Ribuan kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) dikabarkan mundur dari partai besutan Surya Paloh itu.

Kabar tersebut dibenarkan oleh mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta Armyn Gultom. Menurutnya, pengunduran diri kader Partai NasDem itu dibuktikan dengan pengembalian kartu tanda anggota (KTA) ke kantor DPP Partai Nasdem, di Jalan Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat.

"Partai NasDem sudah tidak lagi memperjuangan aspirasi, restorasi, pembaharuan, dan partai anak muda," kata Armyn Gultom, ketika berbincang dengan Sindonews, Jumat (25/1/2013).

Armyn menjelaskan, para kader Partai NasDem itu, bukan hanya menyerahkan KTA saja. Mereka juga mengembalikan baju seragam, baik jaket maupun kaos di DPP NasDem.

"Kita melakukan ini semua, karena sudah tidak lagi sejalan. Surya Paloh sebentar lagi akan menjadi Ketua Umum (Partai NasDem), dan Patrice Rio Capella yang akan turun jabatan menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen)," pungkasnya.

Mantan Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta ini menambahkan, sebelumnya Partai NasDem DKI memiliki sekira 800 ribu kader. Namun, setelah mundurnya beberapa petinggi Partai NasDem, hampir 400 ribu kader Partai NasDem juga ikut mundur.

"Data itu masih bisa bertambah, karena sampai malam ini, pengurus cabang maupun pengurus ranting, masih ada yang meminta mundur dari Partai NasDem," tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, para kader Partai NasDem itu mundur menyatakan kekecewaannya dengan sikap elite Partai NasDem yang secara sepihak melakukan berbagai keputusan.

"Banyak keputusan partai yang tidak sesuai aturan partai, terutama saat keinginan Surya Paloh untuk menjadi ketua umum," tandasnya.

Secara terpisah, mantan Ketua Partai NasDem Cabang Cipayung, Jakarta Timur, Pran Shaleh Gultom juga mengikuti jejak petingginya di DKI Jakarta. Dia menyatakan mundur dari keanggotan partai tersebut.

"Pengunduran diri saya ini, dilakukan tanpa paksaan dan tekanan dari pihak mana pun," pungkasnya.

Dia menjelaskan, untuk daerahnya, terdapat empat ranting dan kesemuanya itu menyatakan mengundurkan diri. "Ada ratusan kader yang mundur di daerah saya, mereka sepakat untuk tidak lagi menjadi anggota Partai NasDem," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Koalisi Interdependen...
Koalisi Interdependen Miliki Peluang Besar Usung Anies Baswedan
Momen Akrab AHY Sambut...
Momen Akrab AHY Sambut Surya Paloh di Markas Demokrat
Disebut Dukung Moeldoko...
Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, NasDem: Pada Kurang Gizi Nih
Pengamat Nilai Koalisi...
Pengamat Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Sulit Terwujud, Cawapres Jadi Ganjalan
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved