KPK belum bisa pastikan pemeriksaan Choel besok
Kamis, 17 Januari 2013 - 14:47 WIB
KPK belum bisa pastikan pemeriksaan Choel besok
A
A
A
Sindonews.com - Pasca musibah banjir yang melanda Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata terancam juga untuk penjadwalan pemeriksaan saksi dan tersangka kasus korupsi yang tengah ditangani oleh KPK.
Penjadwalan pemeriksaan Zulkarnaen Malaranggeng (Choel) yang sudah dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan besok Jumat (18/1/2013), terancam gagal dikarenakan listrik yang masih padam di markas Abraham Samad cs tersebut.
"Belum bisa diputuskan sekarang ini (pemeriksaan Choel). Tergantung cuaca," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2013).
Dia beralasan, pemadaman itu sendiri dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hubungan arus pendek. Hal itulah yang juga kemudian mengganggu kinerja lembaga antikororupsi itu dalam tugas sehari-hari.
Bahkan hari ini, sebagian karyawan KPK diliburkan, kecuali petugas keamanan dan kebersihan.
Menurut rencana, KPK bakal memeriksa Choel dalam kaitan kasus korupsi Hambalang. Pekan lalu, lembaga antikorupsi itu memeriksa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng.
Penjadwalan pemeriksaan Zulkarnaen Malaranggeng (Choel) yang sudah dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan besok Jumat (18/1/2013), terancam gagal dikarenakan listrik yang masih padam di markas Abraham Samad cs tersebut.
"Belum bisa diputuskan sekarang ini (pemeriksaan Choel). Tergantung cuaca," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2013).
Dia beralasan, pemadaman itu sendiri dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hubungan arus pendek. Hal itulah yang juga kemudian mengganggu kinerja lembaga antikororupsi itu dalam tugas sehari-hari.
Bahkan hari ini, sebagian karyawan KPK diliburkan, kecuali petugas keamanan dan kebersihan.
Menurut rencana, KPK bakal memeriksa Choel dalam kaitan kasus korupsi Hambalang. Pekan lalu, lembaga antikorupsi itu memeriksa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng.
(mhd)