KPU dinilai diskriminatif

Rabu, 09 Januari 2013 - 19:13 WIB
KPU dinilai diskriminatif
KPU dinilai diskriminatif
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dinilai melakukan kecurangan dalam melaksanakan verifikasi faktual partai politik (Parpol). Tidak hanya itu, KPU dianggap diskriminasitif antara parpol parlemen dengan parpol yang tidak lolos verifikasi.

Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Yenny Wahid mengatakan, karena itu, dirinya bersama parpol yang tidak lolos akan menyampaikan gugatan kepada KPU.

"Kecurangan-kecurangan terkait proses verifikasi maupun proses diskriminasi yang dilakukan KPUD," kata Yenny di Kantor PKPI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2013).

Yenny menjelaskan, gugatan tersebut akan dilayangkan seluruh parpol yang tidak lolos, karena mereka mengaku diperlakukan hal yang sama seperti PKBIB.

"Semua yang tidak diloloskan, karena semua mengalami kerugian dari perlakuan diskriminatif KPU terutama KPUD," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, banyak motif kecurangan yang dilakukan KPU, salah satunya dengan menyatakan parpol lolos memenuhi syarat meski kenyataannya tidak memenuhi syarat.

"Macam-macam motifnya, tapi kita melihat bahwa sebetulnya ada beberapa partai yang seharusnya dinyatakan lolos seharusnya TMS (tidak memenuhi syarat), dan itu ada fakta yang jelas-jelas terpampang di depan mata, tapi oleh mereka (KPU) dikatakan memenuhi syarat," tegasnya.

Atas hal ini, PKBIB bersama 23 parpol yang tidak lolos lainnya akan melaporkan dugaan kecurangan yang mereka temukan.

"Nanti kita ini (laporkan) kan di Bawaslu, nanti kita buka di sana, paling lambat Jumat, kita satu aliansi, tapi beberapa partai juga ada yang sendiri juga. Tapi yang jelas sama tuntutan kita bahwa KPU khususnya KPUD telah diskriminatif," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved