Penilaian UKP4 momentum perbaiki kinerja menteri

Jum'at, 04 Januari 2013 - 15:51 WIB
Penilaian UKP4 momentum...
Penilaian UKP4 momentum perbaiki kinerja menteri
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan tidak mengetahui secara mendalam mengenai hasil penilaian Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Arwani Thomafi menjelaskan, meski demikian penilaian UKP4 tersebut bisa dijadikan dasar perbaikan kinerja menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II.

"Saya tidak tahu secara detail hasil penilaian dari UKP4, tetapi penilaian UKP4 itu bagian yang penting untuk menjadi modal perbaikan," kata Arwani kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2012).

Arwani yakin, UKP4 sudah mempunyai standar khusus dalam memberikan penilaian kepada para pembantu pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

"Tentu UKP4 punya batasan dan ukuran sendiri dalam bekerja melakukan penilaian," ucapnya.

Anggota Komisi V DPR ini menjamin, penilaian yang dikeluarkan UKP4 tersebut, menteri asal partai berlambang Kakbah itu bekerja dengan baik dan bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Bekerja dengan baik dan terus melakukan peningkatan kualitas capaian kinerja dalam memberikan pelayanan publik," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved