Jaring partai alternatif, KPU harus aspiratif

Kamis, 03 Januari 2013 - 17:21 WIB
Jaring partai alternatif,...
Jaring partai alternatif, KPU harus aspiratif
A A A
Sindonews.com - Sejak tumbangnya rezim otoritarian Orde Baru atau era 1998, Indonesia telah menggelar tiga kali Pemilu Legislatif secara lebih bebas, dan terbuka serta diikuti puluhan partai politik (parpol).

Lahirnya banyak parpol tak lepas dari koridor demokrasi yang dibuka lebih proporsional, yakni Pemilu 1999, 2004 dan 2009.

Inisiator Gerakan Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih Adhie M Massardi mengatakan, ada pelajaran dari tiga kali Pemilu di era reformasi ini.

"Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memberi ruang lebih terbuka akan munculnya kekuatan partai politik baru yang lahir karena ketidakpuasan pada oligopoli dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan oligarki politik yang mendominasi panggung politik kekuasaan selama tiga periode Pemilu ini. Artinya, KPU harus lebih aspiratif dalam menjaring partai alternatif," jelas Adhie saat diskusi di Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2013).

Para komisioner KPU pun harus memahami Undang-undang Kepartaian dan kepemiluan yang dibuat oleh oligarki politik yang menguasai parlemen saat ini. Lebih berfrasa untuk melestarikan kekuasaan politik mereka, dan mengeliminasi kemungkinan munculnya kekuatan politik baru.

"Hal ini tercermin dalam kompleksitasnya persyaratan parpol baru yang hendak mengikuti Pemilu," ujarnya

Sebagai bangsa yang baru beberapa langkah menapaki jalan demokrasi, memerlukan penyelenggara Pemilu atau KPU yang paham akan hakekat dan susbtansi demokrasi serta kearifan politik. Bukan sekadar memahami Undang-Undang, dan menjalankannya secara apa adanya, khususnya dalam proses berpemilu.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved