Berdesakan, penumpang KA rela duduk di toilet
Senin, 31 Desember 2012 - 17:13 WIB
Berdesakan, penumpang KA rela duduk di toilet
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang perayaan tahun baru nanti malam, ratusan warga di Jombang, Jawa Timur, rela saling berdesakan naik kereta api tujuan Kota Surabaya. Bahkan mereka tak canggung duduk di dalam toilet kereta.
Begitu Kereta Api Rapih Doho tujuan Surabaya datang, ratusan penumpang yang sudah lama menunggu di Stasiun Kota Jombang langsung berebut masuk. Para penumpang ini kesulitan naik karena pintu masuk hingga bagian dalam kereta sudah sesak oleh ribuan penumpang dari stasiun sebelumnya.
Petugas bahkan sampai kesulitan mengatur para penumpang ini agar bisa naik. Mulai dari pintu hingga bagian dalam gerbong sudah penuh oleh penumpang yang berdiri dan berdesak-desakan.
Karena tidak kebagian tempat, sebagian penumpang bahkan nekat berdesakan dan berdiri di ruang toilet. Mereka nekat menempati ruang toilet yang sempit dan bau karena ingin segera tiba di Surabaya.
"Yang penting bisa pulang kampung, Kalau tidak seperti ini tidak akan terangkut," ujar Puji yang duduk bersama anaknya di dalam toilet kereta, Senin (31/12/2012).
Pihak Stasiun Jombang mengakui jumlah pengguna jasa kereta api tujuan Kota Surabaya menjelang jam-jam terakhir tahun 2012 ini memang meningkat tajam.
Meski sudah di beritahu tiket sesuai tempat duduk sudah habis, para penumpang nekat berdiri di pintu-pintu masuk atau di lorong gerbong layaknya penumpang bus.
Khusus untuk KA Rapih Doho tujuan Malang-Surabaya, hingga hari ini masih di perbolehkan mengangkut penumpang melebihi kapastitas tempat duduk sampai 50 persen.
Begitu Kereta Api Rapih Doho tujuan Surabaya datang, ratusan penumpang yang sudah lama menunggu di Stasiun Kota Jombang langsung berebut masuk. Para penumpang ini kesulitan naik karena pintu masuk hingga bagian dalam kereta sudah sesak oleh ribuan penumpang dari stasiun sebelumnya.
Petugas bahkan sampai kesulitan mengatur para penumpang ini agar bisa naik. Mulai dari pintu hingga bagian dalam gerbong sudah penuh oleh penumpang yang berdiri dan berdesak-desakan.
Karena tidak kebagian tempat, sebagian penumpang bahkan nekat berdesakan dan berdiri di ruang toilet. Mereka nekat menempati ruang toilet yang sempit dan bau karena ingin segera tiba di Surabaya.
"Yang penting bisa pulang kampung, Kalau tidak seperti ini tidak akan terangkut," ujar Puji yang duduk bersama anaknya di dalam toilet kereta, Senin (31/12/2012).
Pihak Stasiun Jombang mengakui jumlah pengguna jasa kereta api tujuan Kota Surabaya menjelang jam-jam terakhir tahun 2012 ini memang meningkat tajam.
Meski sudah di beritahu tiket sesuai tempat duduk sudah habis, para penumpang nekat berdiri di pintu-pintu masuk atau di lorong gerbong layaknya penumpang bus.
Khusus untuk KA Rapih Doho tujuan Malang-Surabaya, hingga hari ini masih di perbolehkan mengangkut penumpang melebihi kapastitas tempat duduk sampai 50 persen.
(ysw)