Ini 3 sebab banjir di Indonesia
Selasa, 25 Desember 2012 - 07:45 WIB
Ini 3 sebab banjir di Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Beberapa daerah di Indonesia kini tengah terendam banjir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi, banjir tersebut akan terus berlanjut hingga Januari mendatang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir di Indonesia terjadi karena tiga faktor. Pertama, karena iklim global yang memasuki curah hujan yang tinggi, sehingga debit air meningkat dan tidak dapat tertampung lagi.
"Jadi begini, masalah banjir di Indonesia itu karena kombinasi dan itu betul, jadi perubahan iklim global dengan curah hujan tinggi di Indonesia itu merupakan faktor pertama dan tidak bisa dihindari," kata Sutopo saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).
Menurut Sutopo, faktor kedua adalah karena minimnya daya tampung aliran sungai yang ada di Indonesia. Ditambah dengan sedikitnya lahan konservasi hijau yang diharapkan mampu menyerap air hujan.
"Daya dukung dan tampung aliran sungai tidak memadai sehingga masih terjadi banjir. Kemudian terbatasnya lahan konservasi," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, faktor ketiga ialah karena banyaknya masyarakat Indonesia yang menempati kawasan rawan bencana, sehingga akhirnya mereka yang menjadi korban banjir.
"Ini juga karena banyak yang menempati rawan bencana, kemudian juga masih rendah tingkat disipilin masyarakat dengan buang sampah sembarangan, sehingga banjir lagi," tandasnya.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir di Indonesia terjadi karena tiga faktor. Pertama, karena iklim global yang memasuki curah hujan yang tinggi, sehingga debit air meningkat dan tidak dapat tertampung lagi.
"Jadi begini, masalah banjir di Indonesia itu karena kombinasi dan itu betul, jadi perubahan iklim global dengan curah hujan tinggi di Indonesia itu merupakan faktor pertama dan tidak bisa dihindari," kata Sutopo saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).
Menurut Sutopo, faktor kedua adalah karena minimnya daya tampung aliran sungai yang ada di Indonesia. Ditambah dengan sedikitnya lahan konservasi hijau yang diharapkan mampu menyerap air hujan.
"Daya dukung dan tampung aliran sungai tidak memadai sehingga masih terjadi banjir. Kemudian terbatasnya lahan konservasi," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, faktor ketiga ialah karena banyaknya masyarakat Indonesia yang menempati kawasan rawan bencana, sehingga akhirnya mereka yang menjadi korban banjir.
"Ini juga karena banyak yang menempati rawan bencana, kemudian juga masih rendah tingkat disipilin masyarakat dengan buang sampah sembarangan, sehingga banjir lagi," tandasnya.
(maf)