Wisata Garut padat, hunian hotel 90 Persen
Senin, 24 Desember 2012 - 16:39 WIB
Wisata Garut padat, hunian hotel 90 Persen
A
A
A
Sindonews.com – Sejumlah objek wisata belanja, kuliner, dan pemandian air panas, di Kabupaten Garut terpantau padat. Kepadatan disebabkan oleh tingginya tingkat kunjungan warga luar yang ingin memanfaatkan libur panjang di Garut sejak semalam.
Kepadatan tidak hanya tampak pada meningkatnya volume kendaraan pada sejumlah jalur, melainkan juga dengan bertambahnya tingkat hunian sejumlah hotel di kawasan wisata Garut.
Berdasarkan data yang dimiliki Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut, tingkat hunian pada Senin (24/12/2012) telah mencapai 90 persen.
"Bahkan sejumlah hotel di kawasan Cipanas Garut sebagiannya sudah penuh," kata Ketua PHRI Garut Asep Irvan, Senin (24/12/2012).
Menurut Irvan, peningkatan tersebut berbanding lurus dengan bertambahnya kunjungan ke beberapa tempat objek wisata. Salah satu objek wisata yang saat ini dilirik wisatawan adalah tempat pemandian air panas di kawasan Darajat Garut.
"Sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengunjung, PHRI telah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melakukan penjagaan, patroli, serta mengatur arus lalu lintas di kawasan Cipanas dan Darajat Garut," urainya.
Menurut dia, tingginya tingkat kunjungan ini setidaknya akan terus berlangsung hingga momen pergantian yang hanya tinggal beberapa hari lagi.
“Biasanya penurunan kunjungan ini setelah pergantian tahun berakhir,” ucapnya.
Seorang warga Kabupaten Bandung, Zidan Zakaria (31) menuturkan, kunjungan ia dan empat orang anggota keluarganya ke Garut hanya untuk berlibur. Selain cuti bersama, ia sekeluarga juga memanfaatkan momen ini untuk mengisi libur dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
“Dua anak saya ingin berendam air panas di kawasan Darajat. Waktu-waktu libur seperti ini kami habiskan untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata. Sebelum pulang, kami akan menyempatkan diri ke kawasan Sukaregang untuk membeli cinderamata dari produk berbahan kulit,” tukasnya.
Kepadatan tidak hanya tampak pada meningkatnya volume kendaraan pada sejumlah jalur, melainkan juga dengan bertambahnya tingkat hunian sejumlah hotel di kawasan wisata Garut.
Berdasarkan data yang dimiliki Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Garut, tingkat hunian pada Senin (24/12/2012) telah mencapai 90 persen.
"Bahkan sejumlah hotel di kawasan Cipanas Garut sebagiannya sudah penuh," kata Ketua PHRI Garut Asep Irvan, Senin (24/12/2012).
Menurut Irvan, peningkatan tersebut berbanding lurus dengan bertambahnya kunjungan ke beberapa tempat objek wisata. Salah satu objek wisata yang saat ini dilirik wisatawan adalah tempat pemandian air panas di kawasan Darajat Garut.
"Sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengunjung, PHRI telah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melakukan penjagaan, patroli, serta mengatur arus lalu lintas di kawasan Cipanas dan Darajat Garut," urainya.
Menurut dia, tingginya tingkat kunjungan ini setidaknya akan terus berlangsung hingga momen pergantian yang hanya tinggal beberapa hari lagi.
“Biasanya penurunan kunjungan ini setelah pergantian tahun berakhir,” ucapnya.
Seorang warga Kabupaten Bandung, Zidan Zakaria (31) menuturkan, kunjungan ia dan empat orang anggota keluarganya ke Garut hanya untuk berlibur. Selain cuti bersama, ia sekeluarga juga memanfaatkan momen ini untuk mengisi libur dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
“Dua anak saya ingin berendam air panas di kawasan Darajat. Waktu-waktu libur seperti ini kami habiskan untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata. Sebelum pulang, kami akan menyempatkan diri ke kawasan Sukaregang untuk membeli cinderamata dari produk berbahan kulit,” tukasnya.
(ysw)