Diprediksi, hari ini puncak arus mudik Natal
Senin, 24 Desember 2012 - 15:37 WIB
Diprediksi, hari ini puncak arus mudik Natal
A
A
A
Sindonews.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop II Bandung menyiapkan 144 kereta (gerbong) serta 23 unit lokomotif menghadapi arus penumpang pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2013. Diprediksi puncak arus mudik Natal hari ini.
Pantauan SINDO di Stasiun Bandung, penumpang berangkat dan datang mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Perjalanan kereta api (KA) ke sejumlah daerah di Jawa bagian timur sebagian besar penuh. Seperti KA Lodaya Pagi, Malabar, dan lainnya.
Walaupun terjadi peningkatan signifikan, aktivitas perjalanan kereta api di Bandung terpantau lancar.
Manajer Humas PT KAI Daop II Bandung Bambang S Prayitno menjelaskan, menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 PT KAI telah menyiapkan sekitar 144 gerbong.
"Saya perkirakan, hari ini puncak perjalan KA," tegas Bambang di Bandung, Senin (24/12/2012).
Selain itu, PT KAI juga mempersiapkan 23 lokomotif. 21 di antaranya adalah lokomotif reguler dan sisanya lokomotif cadangan.
“Persiapan tersebut masuk dalam rencana operasi angkutan Natal dan Tahun Baru 2013. Tujuannya, memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang KA,” jelas.
Mengenai operasional angkutan Natal dan Tahun Baru 2012 mulai dilakukan pada 20 Desember 2012 sampai 6 Januari 2013.
Dijelaskan Bambang, PT KAI menambah rangkaian KA untuk tujuan timur. Seperti KA Mutiara Selatan kelas bisnis dari enam gerbong menjadi tujuh gerbong. KA Argowilis kelas eksekutif dari lima gerbong menjadi enam gerbong.
Juga KA Lodaya Pagi, Lodaya Malam, dan KA Harina. Masing-masing kelas menangalami penambahannya satu gerbong. Termasuk KA Turangga kelas eksekutif yang semula enam gerbong menjadi tujuh gerbong.
“Hampir semua KA mengalami penambahan gerbong,” jelas dia.
Selain itu, Daop II juga melakukan penambahan rangkaian dengan menambah waktu keberangkatan KA Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta (PP). Dari keberangkatan normal, jadwal KA Argo Parahyangan ditambah pada pukul 08.45 WIB (Bandung-Gambir) dan pukul 12.25 WIB (Gambir-Bandung).
Bambang memperkirakan, volume penumpang KA sekitar 705 ribu orang atau turun dari tahun sebelumnya sebanyak 714.114 orang. Penurunan itu disebabkan diberlakukannya ketentuan satu orang satu tempat duduk untuk semua perjalanan KA.
Pantauan SINDO di Stasiun Bandung, penumpang berangkat dan datang mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Perjalanan kereta api (KA) ke sejumlah daerah di Jawa bagian timur sebagian besar penuh. Seperti KA Lodaya Pagi, Malabar, dan lainnya.
Walaupun terjadi peningkatan signifikan, aktivitas perjalanan kereta api di Bandung terpantau lancar.
Manajer Humas PT KAI Daop II Bandung Bambang S Prayitno menjelaskan, menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 PT KAI telah menyiapkan sekitar 144 gerbong.
"Saya perkirakan, hari ini puncak perjalan KA," tegas Bambang di Bandung, Senin (24/12/2012).
Selain itu, PT KAI juga mempersiapkan 23 lokomotif. 21 di antaranya adalah lokomotif reguler dan sisanya lokomotif cadangan.
“Persiapan tersebut masuk dalam rencana operasi angkutan Natal dan Tahun Baru 2013. Tujuannya, memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang KA,” jelas.
Mengenai operasional angkutan Natal dan Tahun Baru 2012 mulai dilakukan pada 20 Desember 2012 sampai 6 Januari 2013.
Dijelaskan Bambang, PT KAI menambah rangkaian KA untuk tujuan timur. Seperti KA Mutiara Selatan kelas bisnis dari enam gerbong menjadi tujuh gerbong. KA Argowilis kelas eksekutif dari lima gerbong menjadi enam gerbong.
Juga KA Lodaya Pagi, Lodaya Malam, dan KA Harina. Masing-masing kelas menangalami penambahannya satu gerbong. Termasuk KA Turangga kelas eksekutif yang semula enam gerbong menjadi tujuh gerbong.
“Hampir semua KA mengalami penambahan gerbong,” jelas dia.
Selain itu, Daop II juga melakukan penambahan rangkaian dengan menambah waktu keberangkatan KA Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta (PP). Dari keberangkatan normal, jadwal KA Argo Parahyangan ditambah pada pukul 08.45 WIB (Bandung-Gambir) dan pukul 12.25 WIB (Gambir-Bandung).
Bambang memperkirakan, volume penumpang KA sekitar 705 ribu orang atau turun dari tahun sebelumnya sebanyak 714.114 orang. Penurunan itu disebabkan diberlakukannya ketentuan satu orang satu tempat duduk untuk semua perjalanan KA.
(ysw)