PPP gelar pemeriksaan kesehatan gratis
Minggu, 23 Desember 2012 - 13:23 WIB
PPP gelar pemeriksaan kesehatan gratis
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar seminar mengenai bahaya kanker serviks dan pemeriksaan PAP Smear di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam sambutannya, Sekjen PPP, Romahurmuzy menyampaikan, acara ini dilakukan dalam rangka mendekatkan diri antara PPP dengan masyakarat.
"Saya berharap dengan acara ini kita bisa semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program ini," jelas pria yang akrab disapa Romi ini, Minggu (23/12/2012).
Sementara itu, Ketua DPP PPP Okky Asokawaty juga menyampaikan hal yang sama agar acara ini dapat mencegah wanita dari kanker serviks melalui seminar yang diadakan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).
"Kanker serviks merupakan penyakit yang berbahaya, karena itu kita semangat untuk mengajak agar kita terhindar dari penyakit ini," tandasnya.
Untuk melengkapi kegiatan tersebut, PPP mendatangkan pembicara dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Dr Klara Kurnia. Dia menyampaikan bahwa bahaya kanker serviks tidak mengenal usia.
"Ada beberapa faktor yang membuat resiko terjadinya kanker serviks. Di antaranya ialah perokok, menikah terlalu muda, kehamilan yang sering, dan faktanya 37 perempuan di Indonesia di diagnosa menderita kanker serviks. 20 diantaranya meninggal dunia," pungkasnya.
Dalam sambutannya, Sekjen PPP, Romahurmuzy menyampaikan, acara ini dilakukan dalam rangka mendekatkan diri antara PPP dengan masyakarat.
"Saya berharap dengan acara ini kita bisa semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program ini," jelas pria yang akrab disapa Romi ini, Minggu (23/12/2012).
Sementara itu, Ketua DPP PPP Okky Asokawaty juga menyampaikan hal yang sama agar acara ini dapat mencegah wanita dari kanker serviks melalui seminar yang diadakan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).
"Kanker serviks merupakan penyakit yang berbahaya, karena itu kita semangat untuk mengajak agar kita terhindar dari penyakit ini," tandasnya.
Untuk melengkapi kegiatan tersebut, PPP mendatangkan pembicara dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Dr Klara Kurnia. Dia menyampaikan bahwa bahaya kanker serviks tidak mengenal usia.
"Ada beberapa faktor yang membuat resiko terjadinya kanker serviks. Di antaranya ialah perokok, menikah terlalu muda, kehamilan yang sering, dan faktanya 37 perempuan di Indonesia di diagnosa menderita kanker serviks. 20 diantaranya meninggal dunia," pungkasnya.
(stb)