Pohon Natal dari bulir padi
Jum'at, 21 Desember 2012 - 08:04 WIB
Pohon Natal dari bulir padi
A
A
A
Sindonews.com - Beragam cara dilakukan dalam menyambut perayaan Natal. Di Makassar, Sulawesi Selatan, salah satu pengelola hotel membuat pohon Natal setinggi lima meter dari bulir padi.
Untuk membuat pohon Natal unik ini, pengelola hotel memerlukan sedikitnya satu ton bulir padi. Ada lagi yang istimewa, ternyata bulir padi yang digunakan sangat langka, yakni berwarna hitam.
Menurut Simon, General Manajer Hotel Horison Makassar, untuk membuat pohon natal ini, setidaknya dibutuhkan satu ton bulir padi.
"Bulir padi yang digunakan tergolong langka, karena isi padinya berwarna hitam," jelasnya.
Untuk mendapatkan jenis padi ini, pihak hotel mendatangkan khusus dari salah satu desa di wilayah Mamasa, Sulawesi Barat.
Untuk menyusun bulir-bulir padi hingga menjadi pohon natal setinggi lima meter ini, dibutuhkan waktu sekira satu minggu.
Demi menambah nilai seni, pohon natal ini kemudian dihiasi sejumlah ornamen dan pernak pernik natal seperti boneka kecil Santa Klaus.
Hadirnya pohon natal dari bulir padi ini membuat sejumlah pengunjung penasaran dan memanfaatkan momen ini untuk sekadar berfoto.
Untuk membuat pohon Natal unik ini, pengelola hotel memerlukan sedikitnya satu ton bulir padi. Ada lagi yang istimewa, ternyata bulir padi yang digunakan sangat langka, yakni berwarna hitam.
Menurut Simon, General Manajer Hotel Horison Makassar, untuk membuat pohon natal ini, setidaknya dibutuhkan satu ton bulir padi.
"Bulir padi yang digunakan tergolong langka, karena isi padinya berwarna hitam," jelasnya.
Untuk mendapatkan jenis padi ini, pihak hotel mendatangkan khusus dari salah satu desa di wilayah Mamasa, Sulawesi Barat.
Untuk menyusun bulir-bulir padi hingga menjadi pohon natal setinggi lima meter ini, dibutuhkan waktu sekira satu minggu.
Demi menambah nilai seni, pohon natal ini kemudian dihiasi sejumlah ornamen dan pernak pernik natal seperti boneka kecil Santa Klaus.
Hadirnya pohon natal dari bulir padi ini membuat sejumlah pengunjung penasaran dan memanfaatkan momen ini untuk sekadar berfoto.
(ysw)