Perusahaan Hartati inisiator survei Amran Batalipu

Kamis, 20 Desember 2012 - 18:13 WIB
Perusahaan Hartati inisiator...
Perusahaan Hartati inisiator survei Amran Batalipu
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Hartati Murdaya PT Hardaya Inti Plantation (HIP) diketahui menjadi inisiator untuk melakukan survei elektabilitas calon bupati Buol kala itu, Amran Batalipu.

Rencana tersebut pun dilakukan oleh Direktur PT HIP Totok Lestiyo untuk menyelamatkan lahan perkebunan milik PT HIP dengan membantu Amran sebagai calon incumbent.

Hal tersebut diakui pemilik lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SRMC), Saiful Mujani saat menjadi saksi di persidangan dengan terdakwa Amran Batalipu. Menurutnya, waktu itu dirinya belum mengetahui secara rinci kepentingan PT HIP terhadap pencalonan Amran.

"Pak Totok pernah bilang punya kebun (di Buol). Tapi dia mintanya survei untuk melihat bagaimana opini masyarakat disana terhadap berbagai masalah Buol jelang Pemilukada," jelas Saiful menjawab pertanyaan majelis hakim, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Menurut Saiful, dirinya waktu itu tidak mengetahui siapa orang yang telah memerintahkannya tersebut. Dia mengaku dirinya hanya kenal dengan pemilik perusahaan tersebut, yakni Siti Hartati Murdaya.

"Selama ini saya mengenalnya sebagai orang Ibu Hartati, posisi persis saya enggak tahu," kilahnya.

Menurut Saiful, dirinya segera bergerak cepat usai mendapatkan tawaran tersebut. Dia pun kemudian melakukan pertemuan dengan Amran Batalipu dan juga Hartati Murdaya di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran.

"Pak Totok memperkenalkan dan suruh menjelaskan survei. Disitu saya hanya diam saja,"

Usai pertemuan tersebut, Saiful pun kemudian segera membentuk tim untuk kemudian melakukan survei pada 1-10 Februari 2012 dengan dana Rp300 juta yang sumber uangnya berasal dari Totok.

"Survei standar kita lakukan assesment bagaimana masyarakat menilai bagaimana pandangan masyarakat," ujarnya.

Dari survei pertama yang dilakukan, posisi Amran pun terbilang cukup bagus dibanding pesaingnya. Alhasil, Saiful diminta kembali untuk melakukan survei kedua.

"Bulan Juni 2012 awal Pak Totok kontak saya minta lagi survei dan minta jadi penasihat untuk Pak Amran. Sempat juga Pak Amran telepon membenarkan permintaan Pak Totok," terangnya.

Namun, pada hasil survei kedua tersebut, Saiful yang tengah berada di AS pada pertengahan Juni dilaporkan hasil survei kedua oleh asistennya mendapatkan hasil yang buruk.

"Hasil survei lawan Pak Amran mengalami kemajuan pesat," tukasnya.

Amran yang kecewa dengan hasil survei itu akhirnya membatalkan rencana pendampingan oleh Saiful selama dua minggu.

"Nilai survei Rp150 juta, tadinya Rp300 juta untuk pendampingan Pak Amran selama dua minggu, tapi mungkin karena ada kesalahpahaman Pak Amran tidak berkenan dengan survei," imbuhnya.
(rsa)
Berita Terkait
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, JPU Akan Analisis
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK dari Terdakwa RPTKA
Mantan Kepala BPN Riau...
Mantan Kepala BPN Riau Jadi Tersangka Suap Pengurusan HGU
Kades Dikeroyok Warga...
Kades Dikeroyok Warga Gara-gara Mengingkatkan Salat Ied di Rumah
Kasus Korupsi Bupati...
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, KPK Periksa Kepala Kanwil BPN Riau
Komitmen Berantas Korupsi,...
Komitmen Berantas Korupsi, PTPN Respons Mantan Pejabat Jadi Tersangka KPK
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
2.361 Perusahaan di...
2.361 Perusahaan di Inggris Alami Kebangkrutan dan Lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved