Saiful terima dana bukan dari Hartati
Kamis, 20 Desember 2012 - 17:58 WIB
Saiful terima dana bukan dari Hartati
A
A
A
Sindonews.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) membantah telah menerima uang pembayaran survei dari bos PT Handaya Inti Plantation (HIP) Hartati Murdaya. Dana survei yang diterima berasal dari Direktur PT HIP Totok Lestiyono.
“Ada kontrak kerja, antara saya dan Pak Totok terkait survei itu. Tidak ada dana dari Hartati. Semua dari Pak Totok, dan Pak Totok juga tidak menyebut nama Ibu Hartati,” ungkap Saiful saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (20/12/2012).
Menurutnya, survei yang dilakukan sebanyak dua kali pada Februari dan Juni dibayar dengan nilai kontrak Rp300 juta dan Rp150 juta.
Sebelum survei, diakui Saiful, dirinya memang pernah bertemu dengan Amran di PRJ atas undangan Totok Lestiyono. Namun, dalam pertemuan tersebut Hartati tidak memberikan pernyataan sedikitpun.
“Saat itu saya dikenalkan oleh Pak Totok ke Pak Amran. Setelah sekian lama bertemu dan saya diminta menjelaskan ke Pak Amran tentang manfaat survei, Ibu Hartati datang, tapi hanya mendengarkan saja, tidak ada komentar,” tukasnya.
Saat disinggung mengenai antara Totok dengan Amran, Saiful pun mengaku tidak tahu menahu persoalan itu. Menurutnya, dia hanya menjalankan permintaan Totok untuk melakukan survey elektabilitas.
“Saya tidak tahu persis. Pak Totok hanya bilang punya kebun di Buol,” imbuhnya.
“Ada kontrak kerja, antara saya dan Pak Totok terkait survei itu. Tidak ada dana dari Hartati. Semua dari Pak Totok, dan Pak Totok juga tidak menyebut nama Ibu Hartati,” ungkap Saiful saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (20/12/2012).
Menurutnya, survei yang dilakukan sebanyak dua kali pada Februari dan Juni dibayar dengan nilai kontrak Rp300 juta dan Rp150 juta.
Sebelum survei, diakui Saiful, dirinya memang pernah bertemu dengan Amran di PRJ atas undangan Totok Lestiyono. Namun, dalam pertemuan tersebut Hartati tidak memberikan pernyataan sedikitpun.
“Saat itu saya dikenalkan oleh Pak Totok ke Pak Amran. Setelah sekian lama bertemu dan saya diminta menjelaskan ke Pak Amran tentang manfaat survei, Ibu Hartati datang, tapi hanya mendengarkan saja, tidak ada komentar,” tukasnya.
Saat disinggung mengenai antara Totok dengan Amran, Saiful pun mengaku tidak tahu menahu persoalan itu. Menurutnya, dia hanya menjalankan permintaan Totok untuk melakukan survey elektabilitas.
“Saya tidak tahu persis. Pak Totok hanya bilang punya kebun di Buol,” imbuhnya.
(lns)