Munas GMII, Niko resmi pimpin PN GMII
Kamis, 20 Desember 2012 - 05:59 WIB
Munas GMII, Niko resmi pimpin PN GMII
A
A
A
Sindonews.com - Musyawarh Nasional (Munas) I Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) yang dilaksanakan pada tanggal 19–20 Desember 2012 di hotel grand menteng matraman Jakarta. Tercapai kesepakatan secara bulat dan penuh GMII benar-benar organisasi mahasiswa yang independent, tidak berkaloborasi atau bersinergi lagi dengan partai politik tertentu.
Dalam acara Munas I GMII tersebut yang di hadiri total 100 persen Pengurus Wilayah GMII Se-Indonesia, terpilih juga Saudara Mercyano Niko Kapisan menjadi Ketua Umum Pengurus Nasional GMII Periode 2012-2015 menggantikan saudara Fadhly Alimin hasyim sebagai pendiri sekaligus Ketua Umum PN-GMII Periode sebelumnya.
"Tentang status GMII yang benar-benar telah independent murni adalah bahwa semua telah melalui pendalaman dan kajian yang mendalam soal status tersebut oleh para utusan dan peninjau Pengurus wilayah GMII Se-Indonesia dalam Munas," katanya dalam rilis yang diterima oleh Sindonews, Kamis (20/12/2012).
Dia juga mengapresiasi, kinerja Pengurus Wilayah GMII Se-Indonesia dalam merumuskan Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga GMII.
Sedangkan tanggapan pendiri sekaligus mantan Ketua Umum periode Fadhly mengatakan, status independent murni tersebut, menyerahkan sepenuhnya kepada peserta Munas GMII. Apa yang di putuskan dalam Munas, itulah yang terbaik buat semua.
"Baik buat kader, baik pengurus, baik juga untuk organisasi jangka panjang. Untuk itu harapan kedepan GMII dengan pengurus yang baru harus lebih konsisten lagi dalam menjalankan semua keputusan munas," katanya.
Dalam acara tersebut dibuka oleh Ketua Umum Komite Nasional Pemudan Indonesia (KNPI) Taufan EN Rotorasiko. Kemudian di tutup tgl 20 desemeber 2012 jam 03.00 wib setelah terpilihnya saudara M. Niko kapisan menjadi ketua umum baru.
Sekedar informasi, GMII adalah organisasi independent mahasiswa yang di deklarasikan oleh 17 Universitas Se-Jabodetabek yang di komandoi saudara Fadhly Alimin Hasyim dari Universitas Islam As-syafi'iyah Jakarta.
Dalam perjalanannya organisasi ini dianggap underbow atau sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP), karna selalu seiring dan sejalan dalam segala kegiatan kepartain PPP. Apalagi saat deklarasi organisasi ini dilaksanakan di halaman kantor DPP PPP, sehingga nuansa underbow atau sayap partai, itu tentu tak terelakkan. Oleh sebab itu, GMII sekarang menyatakan independen, serta tidak ikut dalam politik praktis.
Dalam acara Munas I GMII tersebut yang di hadiri total 100 persen Pengurus Wilayah GMII Se-Indonesia, terpilih juga Saudara Mercyano Niko Kapisan menjadi Ketua Umum Pengurus Nasional GMII Periode 2012-2015 menggantikan saudara Fadhly Alimin hasyim sebagai pendiri sekaligus Ketua Umum PN-GMII Periode sebelumnya.
"Tentang status GMII yang benar-benar telah independent murni adalah bahwa semua telah melalui pendalaman dan kajian yang mendalam soal status tersebut oleh para utusan dan peninjau Pengurus wilayah GMII Se-Indonesia dalam Munas," katanya dalam rilis yang diterima oleh Sindonews, Kamis (20/12/2012).
Dia juga mengapresiasi, kinerja Pengurus Wilayah GMII Se-Indonesia dalam merumuskan Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga GMII.
Sedangkan tanggapan pendiri sekaligus mantan Ketua Umum periode Fadhly mengatakan, status independent murni tersebut, menyerahkan sepenuhnya kepada peserta Munas GMII. Apa yang di putuskan dalam Munas, itulah yang terbaik buat semua.
"Baik buat kader, baik pengurus, baik juga untuk organisasi jangka panjang. Untuk itu harapan kedepan GMII dengan pengurus yang baru harus lebih konsisten lagi dalam menjalankan semua keputusan munas," katanya.
Dalam acara tersebut dibuka oleh Ketua Umum Komite Nasional Pemudan Indonesia (KNPI) Taufan EN Rotorasiko. Kemudian di tutup tgl 20 desemeber 2012 jam 03.00 wib setelah terpilihnya saudara M. Niko kapisan menjadi ketua umum baru.
Sekedar informasi, GMII adalah organisasi independent mahasiswa yang di deklarasikan oleh 17 Universitas Se-Jabodetabek yang di komandoi saudara Fadhly Alimin Hasyim dari Universitas Islam As-syafi'iyah Jakarta.
Dalam perjalanannya organisasi ini dianggap underbow atau sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP), karna selalu seiring dan sejalan dalam segala kegiatan kepartain PPP. Apalagi saat deklarasi organisasi ini dilaksanakan di halaman kantor DPP PPP, sehingga nuansa underbow atau sayap partai, itu tentu tak terelakkan. Oleh sebab itu, GMII sekarang menyatakan independen, serta tidak ikut dalam politik praktis.
(mhd)