NasDem belum mau bicara capres
Senin, 17 Desember 2012 - 17:46 WIB
NasDem belum mau bicara capres
A
A
A
Sindonews.com - Partai Nasional Demokrat (NasDem) masih enggan membicarakan siapa calon presiden (Capres) mereka di pemilihan presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
Ketua Umum Partai NasDem Patrice Rio Capella mengatakan, dengan status sebagai partai politik (Parpol) baru maka NasDem belum dapat mengukur kekuatan politiknya.
"NasDem bisa mencalonkan sendiri lebih mudah, belum kita putuskan (Capres) hari ini, kita belum tahu, kalau partai lain bisa ukur. Kita belum bisa soalnya belum ikut Pemilu," kata Patrice di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (17/12/2012).
Patrice menjelaskan, tidak sulit menjadi capres pilihan NasDem, hal pokok yang diutamakan menurutnya adalah mengenai persamaan visi dan misi partai dalam upaya memberikan perubahan di Indonesia.
"Seide dengan NasDem, kita juga bisa berkoalisi atau tidak, kita koalisi ide dan gagasan. Biasa terjadi, kita masih berhitung, Pilpres sendiri tidak lama setelah Pileg. Kita nunggu Pileg saja dahulu, semua masih menunggu. Begitu pula NasDem," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sejak pertama kali berdiri, NasDem dibangun untuk perubahan dan akan mencari tokoh perubahan yang akan diusung menjadi capres.
"Nasdem dikontruksikan melakukan perubahan, kita akan cari tokoh seperti itu, tidak mesti dari dalam koalisi dengan partai juga bisa, kita ingin memperkuat DPD," pungkasnya.
Ketua Umum Partai NasDem Patrice Rio Capella mengatakan, dengan status sebagai partai politik (Parpol) baru maka NasDem belum dapat mengukur kekuatan politiknya.
"NasDem bisa mencalonkan sendiri lebih mudah, belum kita putuskan (Capres) hari ini, kita belum tahu, kalau partai lain bisa ukur. Kita belum bisa soalnya belum ikut Pemilu," kata Patrice di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (17/12/2012).
Patrice menjelaskan, tidak sulit menjadi capres pilihan NasDem, hal pokok yang diutamakan menurutnya adalah mengenai persamaan visi dan misi partai dalam upaya memberikan perubahan di Indonesia.
"Seide dengan NasDem, kita juga bisa berkoalisi atau tidak, kita koalisi ide dan gagasan. Biasa terjadi, kita masih berhitung, Pilpres sendiri tidak lama setelah Pileg. Kita nunggu Pileg saja dahulu, semua masih menunggu. Begitu pula NasDem," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sejak pertama kali berdiri, NasDem dibangun untuk perubahan dan akan mencari tokoh perubahan yang akan diusung menjadi capres.
"Nasdem dikontruksikan melakukan perubahan, kita akan cari tokoh seperti itu, tidak mesti dari dalam koalisi dengan partai juga bisa, kita ingin memperkuat DPD," pungkasnya.
(maf)