DPC Demokrat Cilacap dukung pemecatan Ruhut
Senin, 17 Desember 2012 - 13:40 WIB
DPC Demokrat Cilacap dukung pemecatan Ruhut
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Cilacap, Tri Dianto mendukung pemecatan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Poltak Sitompul.
"Saya mewakili ribuan kader di Cilacap mendukung DPP untuk mengeluarkan Ruhut dan bahkan kalau bisa dipecat. Partai ini sedang pembenahan, kita tahu beberapa kader ada yang sudah dinyatakan tersangka, itu biarkan saja, cuma Ruhut cenderung menyerang bahkan juga menyerang Ketua Umum. Padahal kita tahu Ketua Umum itu jadi saksi saja belum, apalagi tersangka," kata Tri Dianto, saat dihubungi wartawan, Senin (17/12/2012).
Menurut Tri, Ruhut merupakan sosok penjilat. Selain itu, sebagai orang yang mengerti hukum, tidak sepantasnya Ruhut memojokkan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum.
"Ruhut itu tipe orang penjilat, sebagai kader kita malu dengan sikap Ruhut. Apalagi dia tahu hukum, kenapa pro aktif sekali memunculkan sampai menyuruh Ketua Umum itu belum jadi saksi, ini motifasi dia itu apa," ucapnya.
Seperti diketahui, Ruhut dipecat dari jabatan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, dan digantikan oleh Nurul Qomar atau pelawak Qomar.
Sementara, posisi Ignatius Mulyono sebagai Ketua Divisi Pembinaan Organisasi digeser oleh Michael Watimena.
Sedangkan, Ketua Departemen Luar Negeri yang tadinya diduduki Nurhayati Ali Assegaf, kini diduduki Kastorius Sinaga. Sementara Nurhayati menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat.
Andi Nurpati yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Divisi Komunikasi Publik menjadi Ketua Divisi Hubungan Eksternal, Luar Negeri, dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Gede Pasek Suardika kini menduduki posisi Ketua Divisi Komunikasi Publik.
"Saya mewakili ribuan kader di Cilacap mendukung DPP untuk mengeluarkan Ruhut dan bahkan kalau bisa dipecat. Partai ini sedang pembenahan, kita tahu beberapa kader ada yang sudah dinyatakan tersangka, itu biarkan saja, cuma Ruhut cenderung menyerang bahkan juga menyerang Ketua Umum. Padahal kita tahu Ketua Umum itu jadi saksi saja belum, apalagi tersangka," kata Tri Dianto, saat dihubungi wartawan, Senin (17/12/2012).
Menurut Tri, Ruhut merupakan sosok penjilat. Selain itu, sebagai orang yang mengerti hukum, tidak sepantasnya Ruhut memojokkan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum.
"Ruhut itu tipe orang penjilat, sebagai kader kita malu dengan sikap Ruhut. Apalagi dia tahu hukum, kenapa pro aktif sekali memunculkan sampai menyuruh Ketua Umum itu belum jadi saksi, ini motifasi dia itu apa," ucapnya.
Seperti diketahui, Ruhut dipecat dari jabatan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, dan digantikan oleh Nurul Qomar atau pelawak Qomar.
Sementara, posisi Ignatius Mulyono sebagai Ketua Divisi Pembinaan Organisasi digeser oleh Michael Watimena.
Sedangkan, Ketua Departemen Luar Negeri yang tadinya diduduki Nurhayati Ali Assegaf, kini diduduki Kastorius Sinaga. Sementara Nurhayati menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat.
Andi Nurpati yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Divisi Komunikasi Publik menjadi Ketua Divisi Hubungan Eksternal, Luar Negeri, dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Gede Pasek Suardika kini menduduki posisi Ketua Divisi Komunikasi Publik.
(maf)