Negara & hukum tak boleh takluk dari premanisme

Minggu, 16 Desember 2012 - 18:25 WIB
Negara & hukum tak boleh...
Negara & hukum tak boleh takluk dari premanisme
A A A
Sindonews.com - Kegagalan Kejaksaan Agung (Kejagung) mengeksekusi terpidana korupsi Bupati Kepulauan Aru, Maluku, Theddy Tengko, karena ulah puluhan preman tidak seharusnya terjadi. Negara dan hukum harus dalam keberadaannya tidak boleh takluk dari premanisme.

"Negara harusnya tidak boleh kalah dengan preman. Oleh sebab itu orang-orang yang terlibat dalam menggagalkan eksekusi itu harus ditindak keras," kata anggota Komisi III DPR Yahdil Abdi Harahap saat dihubungi SINDO di Jakarta, Minggu (16/12/12).

Selain itu tuturnya, hukum juga tidak boleh kalah dengann premanisme, karena salah satu tujuan hukum adalah menjaga ketertiban. Sehingga kata dia, seharusnya tindakan premanisme tidak boleh menggagalkan proses hukum.

Politikus PAN ini membeberkan, dalam melakukan eksekusi, tentu harus dilihat dulu sisi keamanan kelangsungan eksekusi itu. Apalagi, lanjutnya, menyangkut orang-orang yang dimungkinkan dapat mengerahkan preman untuk menghambat jalannya eksekusi. Menurutnya, intelijen kejaksaan harusnya bisa mendapat informasi mengenai hal tersebut.

"Selanjutnya untuk menghindari preseden buruk, orang-orang atau preman yang menghalangi proses eksekusi itu harus ditindak sesegera mungkin," paparnya.

Yahdil berpandangan, dalam eksekusi yang rawan gangguan preman seperti itu Kejagung harusnya berkoordinasi dengan Polri. Untuk itu dia mendesak Kejagung untuk tetap melakukan eksekusi terhadap Bupati Aru.

Jika tidak dilakukan eksekusi dalam waktu dekat, dapat menjadi preseden buruk bagi penegak hukum dan penegakan hukum di Indonesia. "Hanya saja Kejagung harus melakukannya dengan persiapan yang matang," tandasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved