Merak-Bakauheni siap hadapi Natal & tahun baru
Jum'at, 14 Desember 2012 - 20:18 WIB
Merak-Bakauheni siap hadapi Natal & tahun baru
A
A
A
Sindonews.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai pengelola penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten, menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, memperkirakan ada peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang sebanyak 7,5 persen dibandingkan jumlah tahun lalu 86.209 unit kendaraan pada musim liburan akhir tahun ini.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat mengatakan, memasuki bulan Desember, perseroannya sudah mulai melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi Operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013.
Hal ini sebagai upaya memberikan kelancaran arus mobilisasi penumpang dan kendaraan pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. "Kami siap menghadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013, Persiapan difokuskan pada Cabang Merak-Bakauhuni, Ketapang-Gilimanuk dan Sibolga," kata Christine Hutabarat dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Fokus pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru tersebut, berdasarkan trend, data dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya dimana peningkatan jumlah produksi di cabang tersebut cukup tinggi. Di Pelabuhan Merak, tahun lalu jumlah produksi kendaraan mencapai 86.209 unit, sementara tahun ini diprediksi naik sebesar 7,5 persen.
"Untuk penyelenggaraan Operasi Natal dan Tahun Baru ini, ASDP memfokuskan pada kesiapan sarana dan infrastruktur sehingga tidak ada kerusakan-kerusakan yang dapat memungkinkan terjadinya insiden serta telah melakukan berbagai tindakan antisipatif untuk mencegah terganggunya kelancaran operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru," tambahnya.
Fokus lain yang menjadi perhatian ialah kesiapan dan kinerja dari para petugas pelaksana Operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 agar tetap memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa, walaupun menghadapi naiknya lonjakan penumpang sehingga kenyamanan dan keamanan pengguna jasa tetap terjaga dengan baik.
Di cabang-cabang yang melaksanakan Operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013, kesiapan armada dan infrastruktur menjadi fokus utama. Di pelabuhan Merak misalnya, mengoptimalkan kemampuan 5 dermaga kapal Ro-Ro, 4 unit loket motor, 8 unit loket kendaraan, dan 9 unit loket penumpang.
Sarana yang dipersiapkan ini digunakan untuk melayani prediksi peningkatan produksi penumpang sekitar 3 persen dan kendaraan sekitar 7,5 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara di Bakauhuni, telah siap 6 dermaga Ro-Ro dan 1 dermaga Ponton, loket penumpang dan kendaraan masing-masing 5 unit. Dari sisi keamanan, Cabang Bakauhuni bahkan mengaktifkan 43 titik pemasangan CCTV. Kesiapan armada juga ditentukan dari penjadwalan kapal docking dan strategi pola operasi.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat mengatakan, memasuki bulan Desember, perseroannya sudah mulai melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi Operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013.
Hal ini sebagai upaya memberikan kelancaran arus mobilisasi penumpang dan kendaraan pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. "Kami siap menghadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013, Persiapan difokuskan pada Cabang Merak-Bakauhuni, Ketapang-Gilimanuk dan Sibolga," kata Christine Hutabarat dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (14/12/2012).
Fokus pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru tersebut, berdasarkan trend, data dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya dimana peningkatan jumlah produksi di cabang tersebut cukup tinggi. Di Pelabuhan Merak, tahun lalu jumlah produksi kendaraan mencapai 86.209 unit, sementara tahun ini diprediksi naik sebesar 7,5 persen.
"Untuk penyelenggaraan Operasi Natal dan Tahun Baru ini, ASDP memfokuskan pada kesiapan sarana dan infrastruktur sehingga tidak ada kerusakan-kerusakan yang dapat memungkinkan terjadinya insiden serta telah melakukan berbagai tindakan antisipatif untuk mencegah terganggunya kelancaran operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru," tambahnya.
Fokus lain yang menjadi perhatian ialah kesiapan dan kinerja dari para petugas pelaksana Operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013 agar tetap memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa, walaupun menghadapi naiknya lonjakan penumpang sehingga kenyamanan dan keamanan pengguna jasa tetap terjaga dengan baik.
Di cabang-cabang yang melaksanakan Operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013, kesiapan armada dan infrastruktur menjadi fokus utama. Di pelabuhan Merak misalnya, mengoptimalkan kemampuan 5 dermaga kapal Ro-Ro, 4 unit loket motor, 8 unit loket kendaraan, dan 9 unit loket penumpang.
Sarana yang dipersiapkan ini digunakan untuk melayani prediksi peningkatan produksi penumpang sekitar 3 persen dan kendaraan sekitar 7,5 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara di Bakauhuni, telah siap 6 dermaga Ro-Ro dan 1 dermaga Ponton, loket penumpang dan kendaraan masing-masing 5 unit. Dari sisi keamanan, Cabang Bakauhuni bahkan mengaktifkan 43 titik pemasangan CCTV. Kesiapan armada juga ditentukan dari penjadwalan kapal docking dan strategi pola operasi.
(san)