Kejagung: Penangkapan Teddy sesuai prosedur

Kamis, 13 Desember 2012 - 19:59 WIB
Kejagung: Penangkapan...
Kejagung: Penangkapan Teddy sesuai prosedur
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menilai, penangkapan Bupati Aru, Maluku, sebagai terpidana sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Jaksa telah melakukan sesuai prosedur dalam rangkan melaksanakan putusan Mahkamah Agung, (penangkapan) tidak mungkin dilakukan jaksa tanpa didasari dasar hukum," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2012).

Dia menjelaskan, dalam penangkapan itu, jaksa yang bertugas sesuai dengan surat putusan Mahkamah Agung (MA) yang memvonis Teddy dengan penjara empat tahun atas kasus korupsi dana APBD Kabupaten Kepulauan Aru, tahun anggaran 2006-2007, sebesar Rp42,5 miliar.

Dirinya juga membantah tudingan kuasa hukum terpidana Teddy, Yusril Ihza Mahendra yang menilai, langkah yang dilakukan tim jaksa terhadap kliennya merupakan penculikan.

"Teman-teman dari kejaksaan, bukan melakukan kegiatan tanpa ada ketentuan-ketentuan hukum," tegasnya.

Sebelumnya, Yusril mengaku, setelah penangkapan Teddy, dirinya bertemu dengan Jaksa Agung (JA) Basrief Arief, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto, dan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy.

Sekedar diketahui, petinggi kejaksaan tersebut mengaku tidak mengetahui penangkapan Teddy. Atas itulah, Yusril menilai, penangkapan Teddy tergolong sebagai tindak penculikan perampasan kemerdekaan seseorang.

Bahkan Yusril akan melaporkan persitiwa penangkapan tersebut ke pihak kepolisian untuk mengusut tudingan Yusril tersebut.

Teddy telah divonis MA empat tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan, serta uang pengganti Rp5,3 miliar subsidair dua tahun kurungan.

Dia dinyatakan buron sejak 5 November 2012, namun pelariannya berakhir pada Rabu, 12/ Desember 2012 kemarin, sekira pukul 11.45 WIB, Teddy ditangkap di Hotel Menteng 1, Jalan Cikini Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat.
(mhd)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Herti Sastra Munthe...
Herti Sastra Munthe Siap Terapkan Hasil Bimtek Perindo di Deli Serdang
Kawal Ketat APBD, Legislator...
Kawal Ketat APBD, Legislator Partai Perindo Lombok Barat Dapat Apresiasi dari Angela Tanoesoedibjo
PBNU Minta Jaksa Agung...
PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendur Berantas Korupsi meski Diterpa Kasus Jampidsus
Wabup Maluku Tengah...
Wabup Maluku Tengah Sebut Bimtek Perindo Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Mengakhiri Beban Ganda...
Mengakhiri Beban Ganda Zakat dan Pajak
Infografis
Penangkapan Nentanyahu...
Penangkapan Nentanyahu Pulihkan Kepercayaan pada Sistem Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved