Komisi II akan uji coba e-KTP
Kamis, 13 Desember 2012 - 15:58 WIB
Komisi II akan uji coba e-KTP
A
A
A
Sindonews.com - Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) direalisasikan tak seperti kesepakatan, tanpa chip. Padahal, sejak awal sesuai standar yang diusulkan e-KTP itu harus berchip.
Anggota komisi II, DPR RI Abdul Malik Haramain mengaku sampai sekarang belum melihat bentuk fisik e-KTP itu. Namun, sesuai perjanjian e-KTP harus ada chip-nya.
"Aku belum lihat fisiknya, yang pasti harus ada chipnya," ujar Malik saat dihubungi wartawan, Kamis (13/12/2012).
Komisi II sebagai mitra kerja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lanjut Abdul akan berupaya untuk menanyakan kejelasan kabar soal e-KT tanpa chip. DPR mempunyai hak untuk bertanya sebagai fungsi pengawasan. "Pasti (akan klarifikasi) kalau tidak ada chip akan kita pertanyakan," ujar politikus PKB ini.
Selain itu, pihaknya akan melakukan uji coba apakah e-KTP itu sudah sesuai standar seperti kesepakatan atau belum.
Menurutnya, selama ini pemerintah selalu melaporkan perkembangan proses e-KTP kepada Komisi II. Namun, terkait e-KTP fisiknya belum pernah dilaporkan karena belum selesai secara keseluruhan. "Selalu laporan, tapi untuk e-KTP fisiknya belum, karena waktu itu belum rampung," pungkasnya.
Anggota komisi II, DPR RI Abdul Malik Haramain mengaku sampai sekarang belum melihat bentuk fisik e-KTP itu. Namun, sesuai perjanjian e-KTP harus ada chip-nya.
"Aku belum lihat fisiknya, yang pasti harus ada chipnya," ujar Malik saat dihubungi wartawan, Kamis (13/12/2012).
Komisi II sebagai mitra kerja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lanjut Abdul akan berupaya untuk menanyakan kejelasan kabar soal e-KT tanpa chip. DPR mempunyai hak untuk bertanya sebagai fungsi pengawasan. "Pasti (akan klarifikasi) kalau tidak ada chip akan kita pertanyakan," ujar politikus PKB ini.
Selain itu, pihaknya akan melakukan uji coba apakah e-KTP itu sudah sesuai standar seperti kesepakatan atau belum.
Menurutnya, selama ini pemerintah selalu melaporkan perkembangan proses e-KTP kepada Komisi II. Namun, terkait e-KTP fisiknya belum pernah dilaporkan karena belum selesai secara keseluruhan. "Selalu laporan, tapi untuk e-KTP fisiknya belum, karena waktu itu belum rampung," pungkasnya.
(lns)