DPR jangan terpancing dengan provokasi Malaysia

Kamis, 13 Desember 2012 - 07:14 WIB
DPR jangan terpancing...
DPR jangan terpancing dengan provokasi Malaysia
A A A
Sindonews.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diminta jangan terpancing dengan provokasi Mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin yang menyebut Presiden RI ke-3 BJ Habibie sebagai the dog of imperialism.

"Kita tidak perlu reaktif menanggapi permasalahan ini. Apalagi sampai DPR menindak. Jika Indonesia mudah terpancing oleh pernyataan itu, dari pihak Malaysia, Indonesia malah direndahkan," ujar pengamat politik internasional Hikmahanto Juwana saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Kamis (13/12/2012).

Menurutnya, ada tiga hal mengapa kita tidak perlu menanggapi hal itu dengan serius. Pertama, pernyataan yang disampaikan oleh Mantan Menteri Penerangan Malaysia itu bukanlah ditujukan oleh Presiden RI ke-3, melainkan kepada Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

"Memang ada kata-kata yang menyebutkan Presiden RI ke-3, lagi pula pernyataan itu kan ditujukan kepada Anwar Ibrahim, hanya saja dianalogikan ke Habibie," tambah Hikmahanto.

Kedua, penyataan itu dilontarkan oleh mantan menteri, bukanlah seorang menteri yang kini tengah menjabat. Karena, pernyataan seorang mantan menteri dengan menteri yang tengah menjabat saat ini jelas berbeda. Berbeda jika dilihat dari segi politik, hal itu sudah tidak berarti karena tidak memiliki power.

"Jangan sering-seringlah Pemerintah Indonesia menanggapi serius masalah-masalah ini. Itu kan pernyataan mantan menteri, percuma saja jika hal ini terlalu diambil serius," lanjutnya.

Ketiga, Indonesia harus mengambil langkah secara proposionanal. Jangan sampai tindakan yang diambil untuk membalas merupakan tindakan yang gegabah. Karena hal ini tidak sesuai dengan tempatnya.

"Pak Habibie saja enggak marah ko dengan pernyataan ini, karena tidak ditujukan kepadanya. Kecuali jika benar-benar ditujukan untuk Habibie, baru kita ambil langkah serius," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Pendirian Institut Teknologi...
Pendirian Institut Teknologi BJ Habibie Masuk Tahap Serah Terima Aset dan SDM
Museum BJ Habibie Kota...
Museum BJ Habibie Kota Parepare Akan Difungsikan Tahun Ini
BJ Habibie Bapak Teknologi,...
BJ Habibie Bapak Teknologi, Perintis Industri Pesawat Terbang Pertama di Indonesia
Diperkenalkan di Paris...
Diperkenalkan di Paris Airshow, Tumbang saat Krisis Moneter dan Berakhir di Museum
Bikin Bangga, Ini Peninggalan...
Bikin Bangga, Ini Peninggalan B.J Habibie di Dunia Perkeretaapian Tanah Air
Ilona, Gadis Polandia...
Ilona, Gadis Polandia yang Pernah Dekat dengan Habibie
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved