Hina Habibie, Zainudin tak berpendidikan
Kamis, 13 Desember 2012 - 08:18 WIB
Hina Habibie, Zainudin tak berpendidikan
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin yang menyebut Presiden RI ke-3 BJ Habibie sebagai the dog of imperialism. Pernyataan Zainudin di media yang menghina Habibie, menimbulkan kecaman banyak pihak. Diantaranya datang dari politikus Senayan TB Hasanuddin.
Wakil Ketua Komisi I DPR ini menyatakan, pernyataan Zainudin yang menyebut mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie sebagai **jing imperialism menunjukkan betapa tidak terdidiknya dia. Karena, sebagai mantan menteri, Zainudin harusnya menunjukkan sikap intelektualnya.
"Kita semua melihat dalam kacamata apa? Kalau tulisan ilmiah, tak perlu itu anjing of imperialism. Menggunakan istilah kasar, itu sudah melebihi kesopanan," ujar TB Hasanuddin dengan geram saat dihubungi Sindonews, di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Dia menambahkan, pernyataan Zainudin sangat berlebihan. Jika memang pernyataan tersebut ditujukan pada satu orang, tidak perlu di sebarluaskan di media massa. Pernyataan **jing itu tidak perlu dilontarkan.
"Kita lihat, pernyataan itu apakah menyatakan keberanian dari dirinya? Apakah pandangan secara pribadi atau sebagai tokoh, ya enggak perlu ditayangkan," tambahnya.
Lebih jauh, dia mendukung adanya reaksi anggota DPR lainnya yang ikut mengecam pernyataan mantan menteri Malaysia itu. Karena, hal itu diungkapkan sebagai bentuk protes.
"Anggota DPR lainnya telah melakukan protes keras. Seperti Pramono Anum, Priyo. Ya, melalui statement-statement yang menyatakan keberatan di media. Jadi bukan saja dalam bentuk catatan atau surat," ungkapnya.
Wakil Ketua Komisi I DPR ini menyatakan, pernyataan Zainudin yang menyebut mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie sebagai **jing imperialism menunjukkan betapa tidak terdidiknya dia. Karena, sebagai mantan menteri, Zainudin harusnya menunjukkan sikap intelektualnya.
"Kita semua melihat dalam kacamata apa? Kalau tulisan ilmiah, tak perlu itu anjing of imperialism. Menggunakan istilah kasar, itu sudah melebihi kesopanan," ujar TB Hasanuddin dengan geram saat dihubungi Sindonews, di Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Dia menambahkan, pernyataan Zainudin sangat berlebihan. Jika memang pernyataan tersebut ditujukan pada satu orang, tidak perlu di sebarluaskan di media massa. Pernyataan **jing itu tidak perlu dilontarkan.
"Kita lihat, pernyataan itu apakah menyatakan keberanian dari dirinya? Apakah pandangan secara pribadi atau sebagai tokoh, ya enggak perlu ditayangkan," tambahnya.
Lebih jauh, dia mendukung adanya reaksi anggota DPR lainnya yang ikut mengecam pernyataan mantan menteri Malaysia itu. Karena, hal itu diungkapkan sebagai bentuk protes.
"Anggota DPR lainnya telah melakukan protes keras. Seperti Pramono Anum, Priyo. Ya, melalui statement-statement yang menyatakan keberatan di media. Jadi bukan saja dalam bentuk catatan atau surat," ungkapnya.
(san)