Densus 88 tangkap teroris saat hendak mencuri
Rabu, 12 Desember 2012 - 18:52 WIB
Densus 88 tangkap teroris saat hendak mencuri
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Polisi Boy Rafli Amar menyatakan Tim Detasemen Khusus 88 (Densus 88) berhasil menangkap kembali terduga teroris Bassir Manuputy pelaku peledakan bom disejumlah kawasan di Kota Ambon, pada Minggu, 9 Desember 2012 lalu.
"Memang benar Tim Densus 88 anti teror untuk wilayah Indonesia bagian timur berhasil menangkap kembali terdakwa Bassir Manuputy pada Minggu kemarin," kata Boy kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2012) sore.
Dia mengatakan Bassir ditangkap ketika hendak mencuri sebuah sepeda motor milik anggota Polres Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku yang saat itu berada di Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah.
"Dia ditangkap ketika hendak mencuri motor milik anggota Polres Kabupaten Seram," jelas Boy.
Lebih lanjut dia mengatakan, kalau saat ini pihaknya masih mencari informasi tempat persembunyian Bassir selama melarikan diri.
Seperti diketahui, Bassir Manuputy kabur dari Rumah Tahan (Rutan) Kelas II Waiheru awal November 2012 lalu. Bassir kabur bersama seorang rekannya. Keduanya berhasil kabur setelah merusak terali besi di kamar mandi ruang tahan yang ada dalam Rutan tersebut. Sementara rekan satu sel, Bassir (pidana umum) yang melarikan diri, hingga saat ini belum ditangkap.
"Memang benar Tim Densus 88 anti teror untuk wilayah Indonesia bagian timur berhasil menangkap kembali terdakwa Bassir Manuputy pada Minggu kemarin," kata Boy kepada wartawan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2012) sore.
Dia mengatakan Bassir ditangkap ketika hendak mencuri sebuah sepeda motor milik anggota Polres Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku yang saat itu berada di Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah.
"Dia ditangkap ketika hendak mencuri motor milik anggota Polres Kabupaten Seram," jelas Boy.
Lebih lanjut dia mengatakan, kalau saat ini pihaknya masih mencari informasi tempat persembunyian Bassir selama melarikan diri.
Seperti diketahui, Bassir Manuputy kabur dari Rumah Tahan (Rutan) Kelas II Waiheru awal November 2012 lalu. Bassir kabur bersama seorang rekannya. Keduanya berhasil kabur setelah merusak terali besi di kamar mandi ruang tahan yang ada dalam Rutan tersebut. Sementara rekan satu sel, Bassir (pidana umum) yang melarikan diri, hingga saat ini belum ditangkap.
(rsa)