Golkar enggan cawe-cawe posisi Menpora
Jum'at, 07 Desember 2012 - 15:19 WIB
Golkar enggan cawe-cawe posisi Menpora
A
A
A
Sindonews.com - Pasca mundurnya Andi Mallarangeng sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), karena terjerat kasus korupsi, Hambalang, Partai Golkar enggan cawe-cawe dalam memperebutkan posisi Menpora.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan hal tersebut karena Golkar tidak mau mengambil kesempatan di tengah orang lain sedang dirundung masalah.
"Kami tidak mau menari di atas kesulitan orang lain. Lagian waktunya sudah mepet dengan 2014. Kami juga tidak mau bergenit-genit dengan menawarkan diri," kata Nurul Arifin melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (7/12/2012).
Nurul menjelaskan, siapa yang akan menggantikan posisi Andi, tentunya menjadi kewenangan penuh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)."Itu menjadi hak prerogatif presiden," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menpora Andi Mallarangeng resmi mengundurkan diri dari jabatannya, hal itu menyusul ditetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pusat Pendidikan dan pelatihan Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"Pagi tadi saya telah menghadap Bapak Presiden Republik Indonesia (SBY) dan mengajukan surat pengunduran diri saya sebagai Menpora," kata Andi saat konfrensi pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Selatan.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan hal tersebut karena Golkar tidak mau mengambil kesempatan di tengah orang lain sedang dirundung masalah.
"Kami tidak mau menari di atas kesulitan orang lain. Lagian waktunya sudah mepet dengan 2014. Kami juga tidak mau bergenit-genit dengan menawarkan diri," kata Nurul Arifin melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (7/12/2012).
Nurul menjelaskan, siapa yang akan menggantikan posisi Andi, tentunya menjadi kewenangan penuh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)."Itu menjadi hak prerogatif presiden," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menpora Andi Mallarangeng resmi mengundurkan diri dari jabatannya, hal itu menyusul ditetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pusat Pendidikan dan pelatihan Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"Pagi tadi saya telah menghadap Bapak Presiden Republik Indonesia (SBY) dan mengajukan surat pengunduran diri saya sebagai Menpora," kata Andi saat konfrensi pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Selatan.
(maf)