BK DPR ingatkan Dahlan Iskan
Kamis, 06 Desember 2012 - 14:19 WIB
BK DPR ingatkan Dahlan Iskan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan diingatkan untuk berhati-hati dalam memberikan laporan. Apalagi Kecerobohan itu berdampak kepada kegaduhan politik yang dapat menimbulkan opini publik yang negatif terhadap DPR.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Muhammad Prakosa kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2012).
"Ini membuat dampak yang luar biasa. (Juga) kepada masyarakat, Pak Dahlan melontarkan isu yang tidak hati-hati menimbulkan kegaduhan politik. Kegaduhan ini akan memberikan dampak yang tidak menguntungkan. Oleh karena itu, kita minta beliau untuk lebih hati-hati, cermat, dan akurat dalam menyampaikan informasi ke publik," ujarnya.
Oleh karena itu, dia mengatakan, imbas dari pernyataan mantan Direktur Utama (Dirut) PLN itu menimbulkan suasana yang tidak baik antara lembaga legislatif dan eksekutif.
"Ini kita lihat sikap Pak Dahlan memberikan kekurang harmonisan hubungan dua lembaga tinggi negara. Antara DPR dengan kementrian," imbuhnya.
Karena itu, lanjut Prakosa, BK akan merekomendasikan kepada pimpinan DPR untuk menyampaikan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyikapi sikap 'ugal-ugalan' Dahlan itu.
"BK akan merekomendasikan ke pimpinan DPR untuk melayangkan surat terhadap penilaian tindakan Dahlan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Disinggung apakan BK akan meminta Presiden SBY mengganti Dahlan Iskan pada Kabinet Indonesia Bersati (KIB) Jilid II itu, Prakosa mengatakan, itu hak mutlak Presiden SBY.
"Itu hak prerogatif Presiden. Kita tidak bisa menyentuh itu. Terlalu jauh," tutupnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Muhammad Prakosa kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2012).
"Ini membuat dampak yang luar biasa. (Juga) kepada masyarakat, Pak Dahlan melontarkan isu yang tidak hati-hati menimbulkan kegaduhan politik. Kegaduhan ini akan memberikan dampak yang tidak menguntungkan. Oleh karena itu, kita minta beliau untuk lebih hati-hati, cermat, dan akurat dalam menyampaikan informasi ke publik," ujarnya.
Oleh karena itu, dia mengatakan, imbas dari pernyataan mantan Direktur Utama (Dirut) PLN itu menimbulkan suasana yang tidak baik antara lembaga legislatif dan eksekutif.
"Ini kita lihat sikap Pak Dahlan memberikan kekurang harmonisan hubungan dua lembaga tinggi negara. Antara DPR dengan kementrian," imbuhnya.
Karena itu, lanjut Prakosa, BK akan merekomendasikan kepada pimpinan DPR untuk menyampaikan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyikapi sikap 'ugal-ugalan' Dahlan itu.
"BK akan merekomendasikan ke pimpinan DPR untuk melayangkan surat terhadap penilaian tindakan Dahlan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Disinggung apakan BK akan meminta Presiden SBY mengganti Dahlan Iskan pada Kabinet Indonesia Bersati (KIB) Jilid II itu, Prakosa mengatakan, itu hak mutlak Presiden SBY.
"Itu hak prerogatif Presiden. Kita tidak bisa menyentuh itu. Terlalu jauh," tutupnya.
(mhd)