Hartati otak pemberian uang pengurusan HGU
Kamis, 06 Desember 2012 - 13:15 WIB
Hartati otak pemberian uang pengurusan HGU
A
A
A
Sindonews.com - Anak buah Siti Hartati Murdaya yang bekerja di PT Hardaya Inti Plantation Dede Kurniawan Wahyudi membenarkan atasannya tersebut menjadi otak untuk pemberian sejumlah uang kepada Bupati Buol Amran Batalipu.
Menurut Dede, perintah tersebut diketahui dari atasannya Seri Seriton. Uang sebesar Rp1 miliar itu diketahui untuk keperluan perkebunan.
"Untuk perkebunan, atas instruksi Ibu (Hartati) nanti dananya disiapkan," kata Dede dalam kesaksiannya di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Namun, uang sisa Rp2 miliar dari Rp3 miliar yang diberikan kepada Amran itu dibantah Dede atas instruksi atau perintah dari terdakwa Hartati. Menurutnya, uang Rp2 miliar dikeluarkan atas perintah Direktur PT HIP Totok Lestiyo dan bukan Hartati. Dimana, saat itu rekeningnya sempat dipinjam Totok untuk dititipkan uang sebesar Rp250 juta.
"Yang Rp2 miliar, hanya atas perintah pak Totok," imbuhnya.
Hal senada dikatakan Coorporate Thresury PT Central Cipta Murdaya (CCM) Kirana Wijaya. Menurutnya, uang Rp1 miliar disiapkan untuk pengamanan kebun kelapa sawit di Buol yang pembayarannya melalui Amran Batalipu selaku Bupati Buol.
Sementara, lanjut Kirana, uang sebesar Rp2 miliar untuk kebutuhan pilkada di Buol yang digelar Agustus 2012.
Menurut Dede, perintah tersebut diketahui dari atasannya Seri Seriton. Uang sebesar Rp1 miliar itu diketahui untuk keperluan perkebunan.
"Untuk perkebunan, atas instruksi Ibu (Hartati) nanti dananya disiapkan," kata Dede dalam kesaksiannya di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Namun, uang sisa Rp2 miliar dari Rp3 miliar yang diberikan kepada Amran itu dibantah Dede atas instruksi atau perintah dari terdakwa Hartati. Menurutnya, uang Rp2 miliar dikeluarkan atas perintah Direktur PT HIP Totok Lestiyo dan bukan Hartati. Dimana, saat itu rekeningnya sempat dipinjam Totok untuk dititipkan uang sebesar Rp250 juta.
"Yang Rp2 miliar, hanya atas perintah pak Totok," imbuhnya.
Hal senada dikatakan Coorporate Thresury PT Central Cipta Murdaya (CCM) Kirana Wijaya. Menurutnya, uang Rp1 miliar disiapkan untuk pengamanan kebun kelapa sawit di Buol yang pembayarannya melalui Amran Batalipu selaku Bupati Buol.
Sementara, lanjut Kirana, uang sebesar Rp2 miliar untuk kebutuhan pilkada di Buol yang digelar Agustus 2012.
(rsa)