80 persen AIDS tertular lewat hubungan seksual
Rabu, 05 Desember 2012 - 16:34 WIB
80 persen AIDS tertular lewat hubungan seksual
A
A
A
Sindonews.com - Tersebarnya penyakit Human immunodeficiency virus infection / acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS), 80 persen disebabkan lewat hubungan seksual.
Menurut Kemal, langkah atau upaya untuk pencegahan AIDS yang efektif adalah dengan menggunakan kondom. Karena 80 persen HIV/AIDS di Indonesia terjadi melalui transmisi hubungan seksual.
"Penggunaan kondom ditingkatkan, kondom sebagai alat pencegahan juga kehamilan yang tidak diinginkan. 80 persen HIV di Indonesia terjadi melalui transmisi seksual," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Kemal Siregar, di Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2012).
Menurutnya, pendistribusian kondom ke seluruh masyarakat sudah mengalami peningkatan. Namun, distribusi saja menurut itu tidak cukup, masih banyak yang harus diperjuangkan. Misalnya, apakah kondom tersebut sampai dengan pasti ke masyarakat, apakah masyarakat menggunakannya, dan apakah masyarakat menggunakan dengan benar sehingga tidak terjadi kebocoran.
"Penjualan kondom, distribusi kondom sudah mengalami peningkatan. Namun, apakah kondom tersebut digunakan pengguna dan pemakaian dengan benar adalah tantangan," ucapnya.
Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, kasus ini meningkat dari tahun 2007 hingga 2011, yaitu dari 5,3 persen naik menjadi 12.4 persen. Rasio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 2:1 (laki-laki 71 persen dan perempuan 28 persen).
Selama Januari hingga Maret 2012, persentase kasus tertinggi adalah hubungan seks tidak aman (80 persen), penggunaan alat suntik bergantian pada pengguna napza suntik (8,5 persen), dan dari ibu ke anak (5,1 persen).
Menurut Kemal, langkah atau upaya untuk pencegahan AIDS yang efektif adalah dengan menggunakan kondom. Karena 80 persen HIV/AIDS di Indonesia terjadi melalui transmisi hubungan seksual.
"Penggunaan kondom ditingkatkan, kondom sebagai alat pencegahan juga kehamilan yang tidak diinginkan. 80 persen HIV di Indonesia terjadi melalui transmisi seksual," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Kemal Siregar, di Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2012).
Menurutnya, pendistribusian kondom ke seluruh masyarakat sudah mengalami peningkatan. Namun, distribusi saja menurut itu tidak cukup, masih banyak yang harus diperjuangkan. Misalnya, apakah kondom tersebut sampai dengan pasti ke masyarakat, apakah masyarakat menggunakannya, dan apakah masyarakat menggunakan dengan benar sehingga tidak terjadi kebocoran.
"Penjualan kondom, distribusi kondom sudah mengalami peningkatan. Namun, apakah kondom tersebut digunakan pengguna dan pemakaian dengan benar adalah tantangan," ucapnya.
Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, kasus ini meningkat dari tahun 2007 hingga 2011, yaitu dari 5,3 persen naik menjadi 12.4 persen. Rasio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 2:1 (laki-laki 71 persen dan perempuan 28 persen).
Selama Januari hingga Maret 2012, persentase kasus tertinggi adalah hubungan seks tidak aman (80 persen), penggunaan alat suntik bergantian pada pengguna napza suntik (8,5 persen), dan dari ibu ke anak (5,1 persen).
(maf)