Papua tertinggi penderita HIV/AIDS
Rabu, 05 Desember 2012 - 13:42 WIB
Papua tertinggi penderita HIV/AIDS
A
A
A
Sindonews.com - Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi provinsi paling tinggi penderita acquired immune deficiency syndrome (AIDS). Umumnya yang mengidap AIDS berusia 15-49 tahun, dengan presentasi diatas 1 persen dan 2,4 persen.
Berdasarkan data dari tahun 1987-2012, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mencatat ada 7572 kasus.
"Memang Papua hingga saat ini angkanya masih besar ya," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dalam sambutannya di acara konferensi pers National Condom Week 2012 di Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2012).
Kemenkes mencatat dari tahun 1987 sampai dengan Maret 2012 terdapat 30.430 kasus AIDS dan 82.870 terinfeksi HIV di 33 provinsi di Indonesia.
Pada tahun 2012 sendiri (Orang dengan HIV dan AIDS) ODHA pada orang dewasa yang terinfeksi sebanyak 591.823 jiwa. Dengan endemik terbesar di Jawa, Bali, dan Sumatera. Tahun 2010 memiliki angka terbesar untuk kasus HIV yang berjumlah 21.591 jiwa dan AIDS sebanyak 6.476 jiwa.
Dalam kurun waktu Januari hingga September pada tahun 2012, golongan wanita yang terjangkit HIV/AIDS yang berasal dari tenaga non profesional (karyawan) sebanyak 589 jiwa, ibu rumah tangga 561 jiwa.
Atas keprihatinan tersebut, Menkes meminta agar kasus HIV/AIDS ini segera ditanggulangi. Karena akan berdampak pada generasi selanjutnya.
"Kita tidak boleh membiarkan bayi yang dilahirkan tidak berdosa, namun dia harus menderita karena dan terinfeksi (AIDS). Bayi ini harus kita lindungi," tandasnya.
Berdasarkan data dari tahun 1987-2012, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mencatat ada 7572 kasus.
"Memang Papua hingga saat ini angkanya masih besar ya," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dalam sambutannya di acara konferensi pers National Condom Week 2012 di Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2012).
Kemenkes mencatat dari tahun 1987 sampai dengan Maret 2012 terdapat 30.430 kasus AIDS dan 82.870 terinfeksi HIV di 33 provinsi di Indonesia.
Pada tahun 2012 sendiri (Orang dengan HIV dan AIDS) ODHA pada orang dewasa yang terinfeksi sebanyak 591.823 jiwa. Dengan endemik terbesar di Jawa, Bali, dan Sumatera. Tahun 2010 memiliki angka terbesar untuk kasus HIV yang berjumlah 21.591 jiwa dan AIDS sebanyak 6.476 jiwa.
Dalam kurun waktu Januari hingga September pada tahun 2012, golongan wanita yang terjangkit HIV/AIDS yang berasal dari tenaga non profesional (karyawan) sebanyak 589 jiwa, ibu rumah tangga 561 jiwa.
Atas keprihatinan tersebut, Menkes meminta agar kasus HIV/AIDS ini segera ditanggulangi. Karena akan berdampak pada generasi selanjutnya.
"Kita tidak boleh membiarkan bayi yang dilahirkan tidak berdosa, namun dia harus menderita karena dan terinfeksi (AIDS). Bayi ini harus kita lindungi," tandasnya.
(maf)