KPK bekukan rekening Irjen Djoko
Selasa, 04 Desember 2012 - 15:27 WIB
KPK bekukan rekening Irjen Djoko
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut aset tersangka kasus korupsi simulator SIM di Korlantas Polri Irjen Pol Djoko Susilo (DS).
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, hal tersebut dimaksudkan untuk melacak berbagai sumber aliran dana yang telah masuk ke rekeningnya tersebut.
“Kita akan melakukan asset tracking terhadap indikasi dugaan hasil, atau aset kekayaan yang diduga dari tipikor. Itu juga sedang dilakukan. Sejauh mana dan seberapa jauh, belum bisa dijelaskan,“ ujar Bambang saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (4/12/2012).
Dia menambahkan, salah satu langkah yang akan digunakannya adalah dengan cara membekukan beberapa rekening milik DS yang diduga berisi dana dari proyek Korlantas.
“Iya, biasanya dalam proses seperti ini kita pasti melacak seluruh aset. Kita juga pasti melakukan freezing rekeningnya untuk melacak aliran dananya,“ jelasnya.
Dia melanjutkan, nantinya berbagai rekening yang dibekukan itu bisa saja berasal dari rekening kerabat atau keluarga Djoko Susilo.
“Biasanya kan ada dua. Aset milik tersangka dan aset-aset yang diduga berkaitan dengan tersangka, walaupun bukan atas nama tersangka. Biasanya umumnya seperti itu,“ pungkasnya.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, hal tersebut dimaksudkan untuk melacak berbagai sumber aliran dana yang telah masuk ke rekeningnya tersebut.
“Kita akan melakukan asset tracking terhadap indikasi dugaan hasil, atau aset kekayaan yang diduga dari tipikor. Itu juga sedang dilakukan. Sejauh mana dan seberapa jauh, belum bisa dijelaskan,“ ujar Bambang saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (4/12/2012).
Dia menambahkan, salah satu langkah yang akan digunakannya adalah dengan cara membekukan beberapa rekening milik DS yang diduga berisi dana dari proyek Korlantas.
“Iya, biasanya dalam proses seperti ini kita pasti melacak seluruh aset. Kita juga pasti melakukan freezing rekeningnya untuk melacak aliran dananya,“ jelasnya.
Dia melanjutkan, nantinya berbagai rekening yang dibekukan itu bisa saja berasal dari rekening kerabat atau keluarga Djoko Susilo.
“Biasanya kan ada dua. Aset milik tersangka dan aset-aset yang diduga berkaitan dengan tersangka, walaupun bukan atas nama tersangka. Biasanya umumnya seperti itu,“ pungkasnya.
(san)