Soal anggaran Hambalang, tanggung jawab Menpora
Selasa, 04 Desember 2012 - 15:22 WIB
Soal anggaran Hambalang, tanggung jawab Menpora
A
A
A
Sindonews.com - Ketua panitia proyek pembangunan Sport Center Hambalang, Wisler Manalu menolak tuduhan telah melakukan penggelembungan anggaran.
Menurutnya, sebagai ketua panitian proyek dirinya tak memiliki kewenangan dalam menentukan besar kecilnya anggaran.
Jika kemudian ditemukan adanya penggelembungan dana akan menjadi tanggung jawab Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam hal ini Andi Mallarangeng.
"Soal penggelembungan, itu saya tidak paham karena itu kebijakan pimpinan," ujarnya sebelum meninggalkan kantor KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selasa (4/12/2012).
Kepala Bidang Evaluasi dan Diseminasi Kemenpora ini, meyakinkan jika Andi Mallarangeng lah yang pantas untuk dimintai pertanggungjawaban soal itu. Karena sebagai menteri dia adalah pengambil keputusan nilai proyek. "Ya seharusnya begitu. Kan pimpinan tertinggi dia (Andi)," tegasnya.
Wisler mengatakan, dirinya sama sekali tidak mengerti soal prosedur proyek Hambalang sejak pertama kali direncanakan. Dirinya dan Dedy Kusdinar yang juga menjadi tersangka dalam kasus itu, hanyalah menjalankan perintah Andi selaku Menpora.
"Jadi yang merencanakan itu pimpinan lah. Karena itu awalnya mau menjadi icon program yang strategis buat atlet yang junior dan senior. Tapi dalam penyusunan anggaran mekanismenya saya tidak paham karena itu bagian pimpinan. Panitia hanya melaksanakan prosedur dan mekanismenya," pungkasnya.
Menurutnya, sebagai ketua panitian proyek dirinya tak memiliki kewenangan dalam menentukan besar kecilnya anggaran.
Jika kemudian ditemukan adanya penggelembungan dana akan menjadi tanggung jawab Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam hal ini Andi Mallarangeng.
"Soal penggelembungan, itu saya tidak paham karena itu kebijakan pimpinan," ujarnya sebelum meninggalkan kantor KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selasa (4/12/2012).
Kepala Bidang Evaluasi dan Diseminasi Kemenpora ini, meyakinkan jika Andi Mallarangeng lah yang pantas untuk dimintai pertanggungjawaban soal itu. Karena sebagai menteri dia adalah pengambil keputusan nilai proyek. "Ya seharusnya begitu. Kan pimpinan tertinggi dia (Andi)," tegasnya.
Wisler mengatakan, dirinya sama sekali tidak mengerti soal prosedur proyek Hambalang sejak pertama kali direncanakan. Dirinya dan Dedy Kusdinar yang juga menjadi tersangka dalam kasus itu, hanyalah menjalankan perintah Andi selaku Menpora.
"Jadi yang merencanakan itu pimpinan lah. Karena itu awalnya mau menjadi icon program yang strategis buat atlet yang junior dan senior. Tapi dalam penyusunan anggaran mekanismenya saya tidak paham karena itu bagian pimpinan. Panitia hanya melaksanakan prosedur dan mekanismenya," pungkasnya.
(lns)