Tahan DS, KPK catat sejarah baru
Selasa, 04 Desember 2012 - 06:01 WIB
Tahan DS, KPK catat sejarah baru
A
A
A
Sindonews.com - Penahanan tersangka kasus simulator SIM Irjen Pol Djoko Susilo (DS), membawa angin segar bagi penegakan hukum. Hal ini tentunya sangat dinanti masyarakat, yang selama ini menunggu kinerja KPK terhadap kasus tersebut.
KPK sudah menjawab kepercayaan masyarakat dengan menahan jendral bintang dua di jajaran kepolisian itu.
"Langkah ini perlu diapresiasi karena merupakan sejarah baru, bukan hanya bagi KPK tetapi bagi penegakkan hukum di Indonesia yang terlihat mati suri," kata aktivis antikorupsi Fadjroel Rachman, saat dihubungi Sindonews, Senin (3/12/2012) malam.
Fadjroel menjelaskan, penahanan DS membuktikan, bawah penanganan masalah korupsi yang dilakukan KPK terhadap elite di kepolisian, tidak main-main.
“Ini membuktikan, penanganan masalah korupsi yang dilakukan KPK tidak main-main,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menegaskan, keberanian Abraham Samad dan kawan-kawan menahan DS, menunjukkan keseriusan KPK dalam menuntaskan kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp500 miliar itu.
“Hal itu terbukti dengan ditahannya elit penegak hukum,” tandasnya.
KPK sudah menjawab kepercayaan masyarakat dengan menahan jendral bintang dua di jajaran kepolisian itu.
"Langkah ini perlu diapresiasi karena merupakan sejarah baru, bukan hanya bagi KPK tetapi bagi penegakkan hukum di Indonesia yang terlihat mati suri," kata aktivis antikorupsi Fadjroel Rachman, saat dihubungi Sindonews, Senin (3/12/2012) malam.
Fadjroel menjelaskan, penahanan DS membuktikan, bawah penanganan masalah korupsi yang dilakukan KPK terhadap elite di kepolisian, tidak main-main.
“Ini membuktikan, penanganan masalah korupsi yang dilakukan KPK tidak main-main,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menegaskan, keberanian Abraham Samad dan kawan-kawan menahan DS, menunjukkan keseriusan KPK dalam menuntaskan kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp500 miliar itu.
“Hal itu terbukti dengan ditahannya elit penegak hukum,” tandasnya.
(maf)