Di kalangan pelajar, IPPNU harus eksis
Sabtu, 01 Desember 2012 - 15:42 WIB
Di kalangan pelajar, IPPNU harus eksis
A
A
A
Sindonews.com - Perkembangan teknologi yang sudah demikian pesat, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai organisasi pelajar, harus hadir di tengah pelajar.
Dalam posisi ini IPPNU harus mengambil peran dalam memenuhi kebutuhan para pelajar yang semakin komplek.
"Memang harus hadir dalam setiap kebutuhan pelajar, seperti UAN, dengan memberikan peningkatan kualitas pelajaran atau menguatkan pendidikan spiritualnya," kata Ketua PP IPPNU Margaret Aliatul Maimunah, saat ditemui di kongres IPNU, di Asrama Haji, Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (1/12/2012).
Menurut Margaret, IPPNU harus memberikan pendampingan kepada para siswa, khususnya bagi siswa yang gagal dalam ujian nasional.
"Hal itu dilakukan agar siswa tetap optimis dan berhasil pada ujian selanjutnya," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Kader Nahdliyin mayoritas dibesarkan dalam pendidikan pesantren. Karena itu dia menepis, jika lulusan pesantren tidak bisa bersaing.
"Akhir-akhir ini, kaum Nahdiyin juga berhasil berkompetisi dalam sebuah olimpiade yang menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya diajari pelajaran agama," ujarnya.
Dalam posisi ini IPPNU harus mengambil peran dalam memenuhi kebutuhan para pelajar yang semakin komplek.
"Memang harus hadir dalam setiap kebutuhan pelajar, seperti UAN, dengan memberikan peningkatan kualitas pelajaran atau menguatkan pendidikan spiritualnya," kata Ketua PP IPPNU Margaret Aliatul Maimunah, saat ditemui di kongres IPNU, di Asrama Haji, Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (1/12/2012).
Menurut Margaret, IPPNU harus memberikan pendampingan kepada para siswa, khususnya bagi siswa yang gagal dalam ujian nasional.
"Hal itu dilakukan agar siswa tetap optimis dan berhasil pada ujian selanjutnya," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Kader Nahdliyin mayoritas dibesarkan dalam pendidikan pesantren. Karena itu dia menepis, jika lulusan pesantren tidak bisa bersaing.
"Akhir-akhir ini, kaum Nahdiyin juga berhasil berkompetisi dalam sebuah olimpiade yang menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya diajari pelajaran agama," ujarnya.
(maf)