Goenawan Mohammad: Saya takut Munir dilupakan
Kamis, 29 November 2012 - 17:42 WIB
Goenawan Mohammad: Saya takut Munir dilupakan
A
A
A
Sindonews.com - Sastrawan Indonesia Goenawan Mohammad (GM) mengungkapkan kekhawatiran akan hilangnya nama Munir di tanah air. Karena generasi muda Indonesia sekarang ini dinilai sudah tidak lagi kenal dengan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang tewas di atas penerbangan pesawat Garuda tersebut.
Kekhawatirannya pun bertambah ketika dia mendengar perbincangan dua awak pesawat mengenai siapa Munir.
"Jadi kemarin saya pergi, ketika itu ada perbincangan dua awak pesawat, dia bercerita tentang Polycarpus. Tetapi yang saya sayangkan adalah kalau Polycarpus adalah orang yang diracun bukan Munir," jelasnya kepada wartawan, di Wisma Aria, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).
Dengan mendengarkan itu, dia pun takut fakta-fakta kebenaran dari seorang Munir akan memudar dan justru menjadi terbalik.
"Karena saya khawatir nanti jadi kabur mana yang benar dengan yang salah, karena itu Munir jangan sampai terlupakan," katanya lagi.
Oleh karenanya, dia pun mendukung program "Menafsir Munir, Melawan Lupa" yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Munir yang ke 47.
"Saya mendukung acara tersebut, saya ikut bangga ada acara ini. Munir sosok yang penting buat kita, ini harus selalu diingat, jangan sampai lupa apalagi salah," tutupnya.
Kekhawatirannya pun bertambah ketika dia mendengar perbincangan dua awak pesawat mengenai siapa Munir.
"Jadi kemarin saya pergi, ketika itu ada perbincangan dua awak pesawat, dia bercerita tentang Polycarpus. Tetapi yang saya sayangkan adalah kalau Polycarpus adalah orang yang diracun bukan Munir," jelasnya kepada wartawan, di Wisma Aria, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).
Dengan mendengarkan itu, dia pun takut fakta-fakta kebenaran dari seorang Munir akan memudar dan justru menjadi terbalik.
"Karena saya khawatir nanti jadi kabur mana yang benar dengan yang salah, karena itu Munir jangan sampai terlupakan," katanya lagi.
Oleh karenanya, dia pun mendukung program "Menafsir Munir, Melawan Lupa" yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Munir yang ke 47.
"Saya mendukung acara tersebut, saya ikut bangga ada acara ini. Munir sosok yang penting buat kita, ini harus selalu diingat, jangan sampai lupa apalagi salah," tutupnya.
(rsa)